Sabtu 09 Oct 2010 02:00 WIB

Belanda Tahan Pendukung RMS

RMS
RMS

REPUBLIKA.CO.ID, BELANDA--12 orang yang mengaku sebagai pendukung Republik Maluku Selatan (RMS) ditahan Polisi Belanda. Mereka ditahan karena melanggar ketertiban umum menyusul aksi demontrasi yang dilakukan di Den Haag, Belanda, Kamis (7/10) kemarin.

Kantor berita AP melaporkan beberapa polisi Belanda mengalami luka ringan akibat bentrok dengan para demonstran yang melempari polisi dengan botol plastik dan petasan. Sebelum bentrok dengan polisi, unjuk rasa RMS yang diikuti sekitar 600 orang tersebut dilaporkan berjalan damai.

Agenda unjuk rasa digelar bertepatan dengan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda. Namun lawatan tersebut ditunda di menit-menit terakhir setelah RMS mengajukan upaya hukum ke pengadilan di Belanda dengan tujuan aparat penegak hukum negara Kincir Angin tersebutmenahan Presiden SSBY.

RMS mengklaim presiden harus bertanggung jawab atas penyiksaan terhadap para penggiat RMS di Maluku. Upaya RMS dimentahkan oleh pengadilan namun sejauh ini belum ada kepastian mengenai rencana kunjungan Presiden Yudhoyono ke Belanda.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement