Senin 04 Nov 2013 20:28 WIB

Banyak Manula Australia Susah Cari Kerja

Red:
Lanjut Usia
Lanjut Usia

CANBERRA -- Data Biro Statistik Australia menunjukkan, sepertiga dari kaum lanjut usia (manula) yang mencari pekerjaan mengalami diskriminasi. Mereka umumnya disambut dengan pernyataan bahwa "mereka sudah terlalu tua".

68 persen dari semua keluhan diskriminasi usia yang diajukan ke Komisi HAM dan Persamaan Hak di Australia menyangkut soal pekerjaan. "Kita kehilangan lebih dari 10 miliar dollar karena banyak orang yang menganggur, yang sebenarnya dapat dipekerjakan kalau tidak mendapat diskriminasi usia," kata Komisioner Diskriminasi Usia, Susan Ryan.

Ryan mengatakan, dampaknya bukan hanya buruk bagi individu. "Ini merupakan bencana nasional," katanya.

Saat ini orang Australia hidup lebih lama dari sebelumnya, dan membebani pemerintah yang harus memberi mereka tunjangan. Angka statistik yang dirilis pekanini menunjukkan, terdapat 140 ribu penganggur berusia antara 50 dan 64 tahun, dan mereka merupakan penerima tunjangan. "Orang-orang ini dapat dan seharusnya bekerja dan memberi kontribusi," kata Ryan.

Jumlah orang yang bekerja setelah pensiun telah meningkat selama 10 tahun terakhir, dan diprediksi akan terus meningkat.

 

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement