Selasa 28 Apr 2015 07:51 WIB

Korban Longsor Salju Nepal Asal Australia Ditemukan Selamat

Red:
Camille Thomas menderita retak punggung dan kebekuan di beberapa anggota tubuhnya setelah ia dan temannya, Grace Graham, terperangkap longsoran salju di Nepal.
Foto: Instagram
Camille Thomas menderita retak punggung dan kebekuan di beberapa anggota tubuhnya setelah ia dan temannya, Grace Graham, terperangkap longsoran salju di Nepal.

REPUBLIKA.CO.ID NEPAL -- Dua perempuan asal negara bagian Victoria, Australia, yang terjebak dalam longsoran salju di Nepal yang dipicu gempa bumi akhirnya ditemukan selamat.

Camille Thomas dari Apollo Bay, dan Grace Graham dari Birrgurra, tengah dalam perjalanan tiga hari di Lembah Langtang, Kathmandu utara, ketika gempa bumi terjadi. Mereka terkena longsoran salju dan batu selama empat jam, yang membinasakan desa yang mereka lalui.

Camille sempat terkubur longsoran itu tetapi berhasil keluar. Ia menderita retak di punggung, cedera kepala dan kehilangan pendengaran pada satu telinga. Sedangkan Grace mengalami kebekuan di beberapa anggota tubuhnya.

Tiga hari setelah gempa, reporter ABC, Samantha Hawley, menemukan dua perempuan itu di sebuah rumah sakit di Kathmandu, dan menelepon ibu Camille, Cate Thomas, pada (27/4) pagi kemarin untuk mengabarkan bahwa putrinya masih hidup.

"Tentu ketika Anda mendapat telepon pada jam 1 dini hari dari negara asing dan suara yang asing, Anda panik. Tapi suaranya begitu tenang dan menghibur dan ia hanya berkata 'tidak apa-apa, saya bersama mereka dan mereka aman'. Itu luar biasa," ungkap Cate.

Cobaan ini membangkitkan kembali kenangan menyakitkan bagi Cate, yang kakaknya tewas di Nepal dua belas tahun yang lalu. "Waktu itu kami menunggu dalam cemas. Kami mendengar cukup lama setelah kematiannya bahwa ia meninggal tetapi kami harus menunggu sampai tubuhnya diambil dari gunung," ceritanya.

Pemandu yang membantu mengambil tubuh saudara Cate, kini, merawat putrinya dan temannya itu. "Memiliki kontak dan keamanan seperti ini sungguh melegakan," katanya.

Keluarga Camille sekarang mencoba untuk mengetahui bagaimana mengirim Camille dan Grace keluar dari Nepal.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement