Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Cacing Mata Pertama pada Manusia Ditemukan di Amerika

Rabu 14 February 2018 00:15 WIB

Red: Ani Nursalikah

Cacing parasit dari spesies Thelazia gulosa.

Cacing parasit dari spesies Thelazia gulosa.

Foto: Science News
Infeksi cacing ini sebelumnya hanya terlihat pada ternak yang disebarkan lalat.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Seorang perempuan di Oregon, Amerika Serikat menjadi orang pertama di dunia yang diketahui terinfeksi spesies cacing kecil di organ mata, Senin (12/2). Infeksi cacing ini sebelumnya hanya terlihat pada ternak yang disebarkan lalat yang mengonsumsi cairan bola mata.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengatakan sebanyak 14 cacing parasit dari spesies Thelazia gulosa dengan panjang kurang dari 1,2 Cm diambil dari mata seorang wanita berusia 26 tahun selama periode 20 hari sebelum gejalanya mereda. Peneliti melaporkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, jenis cacing Thelazia ini sebelumnya hanya terlihat pada ternak di seluruh AS bagian Utara dan Selatan Kanada.

Mereka mengatakan penelitian tersebut mengindikasikan orang Amerika Utara mungkin lebih rentan terhadap infeksi tersebut dari pada yang diketahui sebelumnya. Jika cacing tetap berada di mata seseorang untuk waktu yang lama, mereka bisa menyebabkan luka pada kornea dan bahkan kebutaan.

"Kasus infeksi parasit cacing jarang terjadi di AS, dan kasus ini ternyata merupakan spesies Thelazia yang belum pernah dilaporkan pada manusia," kata pemimpin penelitian Richard Bradbury, yang bekerja dengan Divisi Parasit dan Malaria CDC.

Sebelumnya, ia memperkirakan hanya ada dua spesies cacing mata yang menginfeksi manusia di seluruh dunia, dan Thelazia gulosa sekarang menjadi yang ketiga. Para peneliti mengatakan wanita tersebut menyadari cacing kecil dan menembus mata kirinya setelah mengalami iritasi. Kegiatannya yang sering dilakukan di luar ruangan selama musim panas membuat dia terkena infeksi.

Wanita tersebut berasal dari kota Gold Beach, terletak di pantai Oregon di sepanjang Samudra Pasifik sekitar 65 Km Utara perbatasan Kalifornia. Kasus infeksi cacing mata sebelumnya telah dilaporkan di seluruh dunia, terutama di Eropa dan Asia dan di masyarakat pedesaan yang dekat dengan hewan dan dengan standar hidup yang buruk. Cacing mata ditemukan di berbagai hewan, termasuk anjing, kucing dan karnivora liar tertentu.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES