Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Polisi Malaysia Geledah Lima Lokasi Cari Bukti Korupsi Najib

Kamis 17 May 2018 10:43 WIB

Rep: Marniati/ Red: Nur Aini

Polisi berjaga di luar kediaman Najib Razak di Kuala Lumpur, Malaysia. Mantan PM Malaysia itu menjalani investigasi atas dugaan skandal 1MDB.

Polisi berjaga di luar kediaman Najib Razak di Kuala Lumpur, Malaysia. Mantan PM Malaysia itu menjalani investigasi atas dugaan skandal 1MDB.

Foto: AP
Najib Razak diduga terlibat dalam kasus korupsi dan pencucian uang dalam 1MDB.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Polisi Malaysia menggeledah lima tempat yang terkait dengan mantan perdana menteri Najib Razak pada Kamis (17/5) pagi. Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan polisi terkait kasus pencucian uang yang menjerat Najib.

Direktur penyelidikan kejahatan komersial polisi Amar Singh mengatakan, salah satu tempat yang digeledah adalah rumah keluarga Najib di distrik kelas atas Kuala Lumpur. Singh tidak memberikan perincian lebih lanjut. Namun, surat kabar Star mengatakan, polisi juga menggeledah kantor perdana menteri, kediaman resmi, dan dua tempat terkait dengan keluarga Najib di sebuah kondominium mewah Kuala Lumpur.

Pencarian di rumah keluarga itu berlanjut hampir 12 jam setelah belasan polisi bersenjata memasuki tempat itu. Polisi memulai pencarian setelah Najib kembali ke rumah sehabis melaksanakan shalat Tarawih.

photo

Petugas kepolisian berkumpul di luar kediaman mantan PM Malaysia Najib Razak, Kamis (17/5). Polisi menggeledah rumah Najib selama enam jam mencari bukti pencucian uang.

Pengacara Najib, Harpal Singh Grewal, mengatakan, Najib dan keluarganya bekerja sama dengan polisi. "Mereka (polisi) juga bertindak secara profesional," katanya.

Koalisi politik Najib dikalahkan dalam pemilihan umum 9 Mei lalu. Beberapa hari kemudian, Perdana Menteri Mahathir Mohamad (92 tahun) melarang Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, meninggalkan negara itu. Najib sebelumnya adalah anak didik Mahathir.

Mahathir mengatakan, ada bukti yang cukup untuk menyelidiki Najib dalam skandal korupsi dan pencucian uang 1MDB. Mahathir telah mengganti jaksa dan pejabat di lembaga antikorupsi. Langkah itu sebagai bentuk pembersihan orang-orang yang dinilai memiliki kedekatan dengan Najib.

Baca: Polisi Malaysia Sita Barang dari Rumah Najib

Sumber : Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES