Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Rabu, 8 Ramadhan 1439 / 23 Mei 2018

Inggris Enggan Bawa Pulang Warganya yang Ikut ISIS

Kamis 15 Februari 2018 01:15 WIB

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Budi Raharjo

Anggota ISIS

Anggota ISIS

Foto: Reuters
Kedua militan ISIS itu dinilai telah menolak gagasan dan nilai-nilai Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID,BRUSSELS -- MenteriPertahanan Inggris mengatakan bahwa Inggris tidak ingin mengambil kembali dua warga negaranya yang menjadi anggota ISIS yang telah tertangkap di Suriah. Meskipun Amerika Serikat (AS) telah meminta negara-negara yang warganya telah menjadi pejuang ISIS asing untuk melakukan kontak.

Gavin Williamson mengatakannya pada Rabu (14/2) waktu setempat di Brussels, bahwa kedua militan ISIS yang tergabung dalam geng The Beatles itu telah menolak gagasan dan nilai-nilai Inggris. "Apakah saya ingin mereka kembali ke Inggris? Tidak, tidak," katanya.

Pasukan Demokrattik Suriah yang didukung AS menahan ribuan tahanan ISIS, termasuk ratusan pejuang asing.

Menteri Pertahanan AS Jim Mattis mengatakan pada Selasa bahwa yang penting adalah bahwa negara-negara asal tetap bertanggung jawab untuk mereka. Sementara Williamson mengatakan bahwa dia dan Mattis berbicara pada Rabu pagi namun menolak untuk mengatakan solusi yang mungkin telah mereka diskusikan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA