Rabu 17 Apr 2013 06:16 WIB

Gempa Guncang Iran, 35 Tewas di Pakistan

Gempa bumi (ilustrasi)
Foto: www.keyt.com
Gempa bumi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, QUETTA -- Gempa bumi kuat yang melanda satu kota perbatasan di tenggara Iran pada Selasa lalu telah menewaskan sedikitnya 35 orang di negara tetangganya, Pakistan. Getaran gempa juga menghancurkan ratusan rumah dan menggoyang gedung-gedung sejauh India dan negara-negara Teluk Arab.

Komunikasi dengan kawasan gurun dan pegunungan yang jarang penduduknya pun terputus. Hal tersebut membuat sulit untuk menilai jumlah korban di Iran. Tetapi, seorang gubernur provinsi Iran kemudian mengatakan belum ada laporan tentang kematian di sana sejauh ini.

"Staf kami sedang mengadakan pertemuan dan kami merasa tanah bergoyang," kata Manajer Unit Program untuk Perencanaan Internasional, Saleh Mangi, di kota Thatta, Pakistan, dikutip oleh kantor amal anak-anak kantor Inggris.

"Ini menakutkan. Kami merasa kursi-kursi bergerak bahkan papan tulis bergoyang. Ini gempa paling kuat saya rasakan sejak tahun 1980-an," kata Mangi.

Para pejabat Pakistan mengatakan sedikitnya 30 orang meninggal dan 150 orang lagi luka-luka di kota Mashkeel, Provinsi Baluchistan, baratdaya Pakistan, yang berbatasan dengan Iran.

Mohammad Ashraf, kepala pusat kesehatan di Mashkeel, mengatakan beberapa rumah di kota itu roboh. Tiga perempuan dan dua anak juga meninggal ketika rumah dari tanah lumpur tumbang di distrik Panjgur, Baluchistan.

"Sedikitnya lima orang meninggal di Panjgur akibat gempa," kata Ali Imran, seorang pejabat unit tanggap bencana pemerintah Quetta. Quetta merupakan kota utama Baluchistan.

Angkatan Darat Pakistan menyatakan pihaknya mengerahkan tentara dan helikopter untuk mengangkut tenda, obat-obatan dan tim kesehatan ke Mashkeel.

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement