Sabtu 25 Jun 2016 12:02 WIB

Setelah Brexit, Pemimpin Uni Eropa Ingin Inggris Segera Keluar

Brexit
Foto: Ap Photo
Brexit

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON == Pemimpin senior blok Uni Eropa mengatakan, mereka ingin agar Inggris segera keluar dari kelompok tersebut. Keputusan Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk menangguhkan negosiasi Brexit sampai ada penggantinya dianggap hanya akan memakan waktu.

Sebelumnya Cameron menyatakan akan mundur dari jabatan perdana menteri pada musim gugur ini setelah referendum memenangkan kelompok Brexit dengan suara 52 persen berbanding 48 persen. Kemenangan ini membuat Inggris harus keluar dari Uni eropa.

Martin Schulx, presiden parlemen Uni Eropa mengatakan, pengacara UE sedang mempelajari apakah mungkin untuk mempercepat pembahasan berdasarkan Pasal 50 perjanjian Lisbon. Ia mengatakan, UE tak ingin ketidakpastian yang terlalu lama

Hal senada juga disampaikan presiden komisi Eropa, Jean Claude Juncker. Menurutnya tak ada alasan menunggu sampai dengan Oktober untuk menegosiasikan kepergian Inggris dari Uni Eropa.

"Warga Inggris memutuskan kemarin mereka ingin pergi dari Uni Eropa, jadi tak masuk akal untuk menunggu sampaik Oktober," ujar Juncker dalam wawancara dengan televisi Jerman ARD. "Saya ingin segera memulai secepatnya."

Baca juga, Donald Trump Puji Langkah Inggris Keluar dari Uni Eropa.

 

sumber : the Guardian
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement