Ahad 25 Sep 2016 08:20 WIB

Obama Buka Museum Kulit Hitam Pertama AS

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Esthi Maharani
Museum kulit hitam pertama di AS
Foto: BBC
Museum kulit hitam pertama di AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama membuka secara resmi museum sejarah penduduk kulit hitam pertama di Washington DC, AS, Sabtu (24/9). Obama mengatakan museum senilai 540 juta dolar AS itu menceritakan soal perjalanan menuju kebebasan.

Bangunannya dirancang oleh arsitek Inggris, David Adjaye. Museum terletak di National Mall. Saat pembukaan, tampak hadir pula mantan presiden George W Bush yang menandatangani izin konstruksinya pada 2003.

Obama memberikan pidato emosional selama 31 menit seiring dengan pembukaan secara resmi. Ia tampak menyeka air mata saat berpidato. Ibu negara, Michelle Obama yang duduk tak jauh darinya juga tampak menitikkan air mata. Saat upacara pembukaan, Obama mendesak semua penduduk Afrika-Amerika untuk datang dan melihat sejarah mereka.

"Fakta yang terjadi ini menunjukan bahwa Amerika sempurna, meski tidak membenarkan apa yang terjadi," kata dia dikutip BBC.

Obama mengatakan Amerika lahir dari perubahan dan revolusi dari rakyatnya. Sehingga saat ini AS bisa mendapatkan yang lebih baik. Ia kemudian membunyikan lonceng milik gereja penduduk kulit hitam tertua di AS sebagai tanda museum dibuka.

Museum itu memiliki 36 ribu barang. Mulai dari barang dagangan yang digunakan untuk membeli budak di Afrika hingga rel gerbong dari tahun 1920an. Selain itu ada mobil Cadillac merah milik pionir rock n roll Chuck Berry. Sejumlah artefak menunjukan era perbudakan dan lainnya menunjukan bagaimana budaya kulit hitam telah jadi budaya Amerika.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement