Sabtu 01 Oct 2016 20:54 WIB

Puluhan Lukisan Batik Dipamerkan di Museum Meksiko

Batik Khas Pelelawan menggabungkan teknik membatik dari daerah penghasil batik di Pulau Jawa
Foto: FB Anggoro/ Antara
Batik Khas Pelelawan menggabungkan teknik membatik dari daerah penghasil batik di Pulau Jawa

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebanyak 20 karya lukis dengan menggunakan teknik membatik karya seniman Meksiko, Llany Arias Medellin, dipamerkan di Museum Ilmu Pengetahuan dan Seni di Universidad Nacional Autónoma de México (Universitas UNAM), Mexico City, Meksiko. Pameran itu digelar sejak tanggal 28 September hingga 5 Oktober 2016.

Pameran lukisan bertajuk Suspiros itu menjadi salah satu kegiatan Festival Budaya Mancanegara 2016 yang diadakan di UNAM, demikian keterangan Fungsi Pendidikan, Sosial dan Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Meksiko Febby Fahrani, Sabtu (1/10).

Kegiatan itu dibuka Direktur Bidang Kemasyarakatan UNAM, Eduardo Guerrero Villegas, yang menyampaikan bahwa pihaknya menyadari pentingnya penyelenggaraan pameran budaya yang menyajikan beragam budaya di seluruh dunia agar mahasiswa dapat mengenal keragaman dan potensinya. Apalagi, ia mengemukakan bahwa setiap tahun di UNAM ada mahasiswa baru dari sekira 50 negara.

Sementara itu, Konselor KBRI di Mexico City Aji Setiawan dalam acara itu menyatakan dukungan bagi penyelenggaraan pameran lukisan yang diadakan mantan penerima beasiswa Darmasiswa asal Meksiko yang tengah merintis karir sebagai pelukis berteknik membatik.

Kepada pihak UNAM dan Llany Arias Medellin, Aji Setiawan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran itu. Penyelenggaraan pameran lukisan dengan teknik membatik merupakan kegiatan pameran pertama di UNAM yang dilakukan pelukis Llany Arias Medellin. Sebelumnya, Llany pernah melakukan pameran yang sama di kota Cuernavaca.

Llany pada 2013 mempelajari teknik membatik di kota Yogyakarta dalam program beasiswa Darmasiswa. Ia mulai menggunakan teknik membatik dalam menuangkan ide kreatifnya di kanvas sejak 2014 dan menghasilkan karya lukisan batik sebanyak 30 bingkai.

KBRI Meksiko mencatat sedikit-dikitnya ada tiga pelukis negeri itu yang menghasilkan karya lukis berteknik membatik, yakni Llany Arias Medellin, Fransisco Sorensic Mere dan Eduardo Cisneros.

Pihak KBRI Meksiko juga mengharapkan keindahan lukisan batik karya pelukis Meksiko dapat menumbuhkan rasa ketertarikan mereka lebih mengenal Indonesia dan meningkatkan kunjungan wisatawan negeri itu ke Indonesia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement