Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

Sunday, 2 Jumadil Akhir 1439 / 18 February 2018

53 Pria Nigeria Ditangkap di Pesta Pernikahan Gay

Jumat 21 April 2017 08:21 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Teguh Firmansyah

Tolak LGBT/Ilustrasi

Tolak LGBT/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, ZARIA -- Pihak berwenang Nigeria melakukan penangkapan massal di kota utara Zaria, akhir pekan lalu. Sebanyak 53 pria ditangkap karena menghadiri perayaan pernikahan sesama jenis.

Associated Press melaporkan, polisi Nigeria telah mengonfirmasi penahanan tersebut. Jaksa penuntut Mannir Nasir menyebut seluruh pemuda yang ditangkap 'tergabung dalam kelompok masyarakat ilegal'.

Seorang pengacara pembela untuk kelompok tersebut mengatakan, sebagian besar terdakwa adalah pelajar. Ia mengklaim mereka telah ditahan secara tidak sah oleh pihak berwenang selama lebih dari 24 jam.

Nigeria termasuk negara yang melarang pernikahan sesama jenis. Undang-Undang Pernikahan Sesama Jenis (Larangan) yang diperkenalkan pada 2014 mengategorikan perayaan upacara pernikahan gay sebagai tindak pidana.

Regulasi tersebut ditandatangani oleh mantan presiden Nigeria Goodluck Jonathan. UU juga melarang pendirian organisasi LGBT +, klub gay, dan menampakkan kasih sayang antara pasangan sesama jenis di depan umum.

Selain larangan pernikahan, aktivitas seks sesama jenis pria maupun wanita juga ilegal di Nigeria. Pelanggarnya bisa dijatuhi hukuman maksimal 14 tahun penjara, sementara sebagian daerah di bagian utara memberlakukan eksekusi mati.

Sebanyak 53 pria terdakwa mengaku tidak bersalah atas tuduhan persekongkolan dan perkumpulan tidak sah. Mereka telah diberi jaminan dan sidang berikutnya dilanjutkan pada 8 Mei 2017.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Juara Piala Presiden 2018

Ahad , 18 February 2018, 02:51 WIB