Jumat 21 Apr 2017 20:00 WIB

Ahmadinejad Didiskualifikasi dari Pencalonan Kandidat Presiden

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Bilal Ramadhan
Mahmoud Ahmadinejad
Foto: Reuters/Murdani Usman
Mahmoud Ahmadinejad

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad telah didiskualifikasi dari pencalonan kandidat presiden dalam pemilihan presiden bulan depan. Hal ini dilaporkan oleh media pemerintah setempat.

Keputusan untuk mendiskualifikasi Ahmadinajed dilakukan oleh sebuah badan klerik Dewan Penjaga. Cukup mengejutkan, Ahmadinejad mendaftar sebagai kandidat presiden pekan lalu. Padahal sebelumnya ia mengatakan, tidak akan mencalonkan diri sebagai calon presiden.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebelumnya mendesaknya Samarinda agar tidak mencalonkan diri jadi capres. Ahmadinejad meninggalkan kantor kepresidennya pada bulan Agustus 2013 setelah dua masa jabatan empat tahun yang penuh gejolak.

Akibatnya negara tersebut terbagi di dalam negeri, terisolasi secara internasional dan berjuang secara ekonomi. Pada tahun 2009, pemilihan kembali Ahmadinejad diikuti oleh sebuah demonstrasi terbesar yang melanda negara tersebut sejak Revolusi Islam tiga dekade sebelumnya.

Pendekatan populis Ahmadinejad dan sikapnya yang rendah hati berarti membuat dia tetap menjadi tokoh populer di kalangan masyarakat miskin. Dewan Penjaga mengatakan, mereka telah menyusun daftar capres terakhir pada hari Kamis.

"Kementerian dalam negeri akan mengumumkan nama mereka pada hari Ahad, katanya seperti dilansir Aljazirah, Jumat, (21/4).

Kementerian Dalam Negeri Iran mengatakan, Dewan Penjaga terdiri dari kelompok ahli hukum dan ulama berpengaruh yang menentukan siapa saja capres yang berhak maju. Mereka menyetujui enam politisi untuk mencalonkan diri jadi capres termasuk pejawat Hassan Rouhani.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement