Sabtu , 20 May 2017, 09:23 WIB

Studi: Hampir Seperempat Warga Jerman Kegemukan

Red: Angga Indrawan
Health
Obesitas (Ilustrasi)
Obesitas (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Organisasi bagi Pembangunan dan Kerja Sama Ekonomi (OECD) pada Kamis (18/5) menyiarkan satu studi yang mengungkapkan besarnya krisis kegemukan saat ini di dalam negeri anggota OECD.

Di Jerman, angka kegemukan menempati posisi di kalangan 10 teratas paling buruk dengan jumlah 23,6 persen, di belakang Inggris (26,9 persen) dan lebih tinggi dari Rusia (19,6 persen). Amerika adalah negara yang memiliki penduduk kegemukan paling banyak di dunia, dengan angka mengejutkan 38,2 persen.

Studi itu mendapati lebih dari separuh warga negara anggota OECD kelebihan berat atau kegemukan, dan wabah tersebut saat ini mempengaruhi satu dari enam anak. Di Jerman, serta di seluruh dunia, peningkatan angka kegemukan di kalangan pemuda mengakibatkan masalah tekanan darah tinggi pada anak-anak dan orang dewasa muda.

Harian Bild pada Rabu melaporkan bahwa sebagian ahli memperkirakan sebanyak lima persen anak kecil di Jerman menghadapi masalah tekanan darah tinggi. Elke Wuehl, seorang dokter senior di Pusat bagi Paediatics and Youth Medicine di Heidelberg University Hospital, kepada Harian Bild, "Setiap anak keempat yang menderita kegemukan juga menghadapi masalah tekanan darah tinggi," ujarnya.

Sumber : Antara