Selasa , 22 August 2017, 12:16 WIB

Korut Rilis Video Propaganda Penyerangan ke Guam

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini
Wikipedia
Peta negara kecil Guam yang terletak di Samudera Pasifik
Peta negara kecil Guam yang terletak di Samudera Pasifik

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG – Korea Utara (Korut) telah merilis sebuah video propaganda tentang ancaman serangannya ke Guam, sebuah pulau di Samudra Pasifik yang menjadi pangkalan dan basis militer AS. Dalam video tersebut, Korut menampilkan Presiden AS Donald Trump menatap sebuah kuburan penuh salib dan Wakil Presiden AS Mike Pence dilalap api.

Video berdurasi empat menit itu memperlihatkan bagaimana Guam menjadi sasaran rudal balistik Korut. “Orang Amerika harus hidup dengan mata dan telinga mereka terbuka lebar. Mereka akan disiksa siang dan malam oleh rudal Hwasong-12, tanpa mengetahui kapan akan diluncurkan. Mereka akan sangat ketakutan,” kata Korut dalam teks yang mengiringi video propagndanya, seperti dilaporkan Yonhap, Selasa (22/8).

Dalam videonya, Korut berharap AS dapat berpikir matang dan menghindari perang yang sudah di pelupuk mata. “Kami hanya berharap para pembuat kebijakan AS harus benar-benar berpikir dua kali di depan sebuah hasil yang jelas (sebuah perang). Waktu tidak berpihak pada AS,” katanya.

Korut telah menyatakan kecaman terhadap AS atas latihan militer gabungan yang dilakukannya bersama Korea Selatan (Korsel) dan beberapa negara sekutu lainnya di Semenanjung Korea. Menurut Korut, latihan militer bertajuk Uli Freedom Guardian (UFG) itu jelas merupakan tindakan sembrono AS yang dapat memicu pecahnya perang.

Sebelumnya Korut telah mengancam akan menyerang Guam dengan menggunakan rudal yang dikembangkannya. Namun belakangan rencana itu urung dilakukan. Pimpinan Korut Kim Jong-un mengatakan serangan ke Guam akan dilakukan bila AS melakukan tindakan provokasi di Semenanjung Korea.