Ahad 10 Sep 2017 16:00 WIB

Hindari Bahaya Badai Irma, Kebun Binatang Miami Lakukan Evakuasi

Rep: DYAH METTA/ Red: Winda Destiana Putri
 Foto menunjukkan dampak Badai Irma di St Martin, Kamis (7/9). Badai ini sudah mengakibatkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal karena hancur akibat badai.
Foto: AP
Foto menunjukkan dampak Badai Irma di St Martin, Kamis (7/9). Badai ini sudah mengakibatkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal karena hancur akibat badai.

REPUBLIKA.CO.ID, MIAMI -- Kebun binatang Miami tidak mau mengambil risiko bagi nyawa Peanut, seekor burung nasar berkulit putih yang terancam punah, atau yang lebih umum dikenal dengan flamingo merah muda. Guna menghindari bahaya badai Irma, kebun binatang tersebut mengevakuasi Peanut dari kandangnya dan menempatkannya di bunker beton berbenteng bersama dengan hewan lain.

Para penjaga kebun binatang bergegas untuk mengamankan hewan. Mereka juga segera menyelesaikan pengujian peralatan darurat karena kondisi cuaca yang semakin buruk akibat badai Irma, salah satu badai Atlantik paling kuat dalam abad ini.

"Kami sangat memperhatikan generator sebab kami memiliki sistem kehidupan yang didukung oleh generator seperti pemompaan oksigen untuk akuarium dan hal-hal seperti itu," kata Direktur Komunikasi Kebun Binatang Miami Ron Magill, dilansir Reuters Sabtu, (9/9).

Jika generator mati maka oksigen tidak akan terpompa masuk ke dalam air. Dampaknya hewan-hewan akan mati. Badai Irma diperkirakan akan mendarat sebelah barat Miami pada hari Ahad,  membawa angin dengan kecepatan  melebihi 100 mil per jam (160 kilometer per jam) dan gelombang tinggi hingga 15 kaki (4,6 meter).

Ancaman kerusakan yang besar dan perintah evakuasi mengingatkan kembali atas kenangan badai Andrew. Badai ini  yang menghancurkan Kebun Binatang Miami pada tahun 1992.

Hewan besar seperti singa, gajah dan kera belum dievakuasi sebab kandang mereka diperkuat setelah badai Andrew. Tapi kebun binatang telah memindahkan hewan-hewan kecil yang lebih rapuh, seperti flamingo merah muda ke bungker beton.

Sesungguhnya memindahkan binatang liar menimbulkan bahaya tersendiri. "Hewan-hewan ini mengalami banyak tekanan saat dipindahkan dari rumahnya.  Stres itu bisa sangat berbahaya bagi mereka," kata Magill.

Tapi risiko memindahkan beberapa hewan diperlukan untuk menghindari terulangnya kerusakan akibat badai Andrew. Apalagi menemukan flamingo meringkuk di kamar mandi, ini memprihatinkan.

HYPERLINK "https://overview.mail.yahoo.com/mobile/?.src=Android"Dikirim dari Yahoo Mail di Android

sumber : Center
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement