Sabtu , 21 October 2017, 08:03 WIB

Menara Nairobi di Kenya Terinspirasi Desain Islam

Rep: Binti Sholikah/ Red: Andi Nur Aminah
fcbmihrab.co.ke
Menara FCB Mihrab
Menara FCB Mihrab

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Gedung FCB Mihrab yang baru dibuka di ibu kota Kenya, dan para manajer dengan Mihrab Development Ltd (MDL) mengatakan bahwa ruang di menara megah senilai 1,3 juta dolar AS sudah 50 persen penuh. Dikutip dari   Sabtu (21/10), bangunan yang dirancang oleh perusahaan arsitektur Morphosis tersebut dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai Islam dan menyambut penyewa yang mematuhi prinsip-prinsip keuangan Islam.

Menara berkapasitas 21 lantai itu berbentuk seperti mihrab, sebuah ceruk semi melingkar yang ditemukan di masjid-masjid yang menunjukkan arah yang harus dihadapi saat shalat. Arsitek juga menciptakan jembatan di atas air, membentang parit yang mengelilingi menara yang berkilauan, sebagai simbol transformasi kemurnian, ketenangan dan kesucian saat orang-orang menyeberang untuk masuk.

Lengkungan mihrab mencapai titik di atap bertingkat tiga, di mana layar kisi mashrabiya mulai menggantung dengan anggun di bagian luar bangunan. Fitur tradisional arsitektur Arab, yang biasa digunakan di Kairo dan di sebagian besar dunia Islam, membantu mengurangi paparan panas matahari. Tetapi juga menjadi pilihan yang disengaja sesuai dengan pengertian iman akan kebaikan internal.

Nilai keberlanjutan kerudung mashrabiya didorong oleh fitur lain termasuk sistem pengumpulan air hujan, dan teras terbuka di lantai dasar. Perimbangan gaya tradisional dengan fasilitas modern dilakukan termasuk dengan adanya pemantauan CCTV, generator cadangan dan lift dengan kecepatan tinggi. Gedung juga serta dapur di setiap lantai, tempat gym dan ruang doa khusus.

MDL menempati kantornya di gedung FCB Mihrab, seperti halnya stakeholder First Community Bank. MDL mengharapkan penyewa mematuhi prinsip-prinsip keuangan Islam yang sama dengan yang digunakan MDL saat mengembangkan proyek tersebut. Hal itu termasuk menghindari urusan bisnis atau mengelola portofolio yang terkait dengan alkohol, perjudian, riba atau investasi lainnya.

Berita Terkait