Rabu , 15 November 2017, 11:26 WIB

Polisi Tangkap Pembantai 72 Migran di Meksiko

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Ani Nursalikah
Borgol. Ilustrasi.
Borgol. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Sebuah operasi perang melawan obat bius dari polisi federal Meksiko berhasil menangkap seorang dalang pembantaian migran di AS. Otoritas keamanan Meksiko menyebutnya dengan nama Martinius de Jesus atau N.

N tersebut diduga menjadi dalang dari kasus pembantaian 72 migran di kota San Fernando di negara bagian Tamaulipas utara. Pembantaian tersebut dilakukan pada Agustus 2010.

Tersangka yang berusia 56 tahun itu juga diyakini terlibat dalam kejahatan kekerasan baru-baru ini. Menurut pernyataan dari otoritas keamanan tersebut, ia ditahan di rumah sakit di Ciudad Victoria, ibu kota negara bagian Tamaulipas.

Dalam sebuah peristiwa kekejaman saat perang melawan obat ilegal yang berkepanjangan, sebuah kasus pembantaian yang menewaskan 72 migran terjadi. Sebanyak 72 mayat itu ditemukan di sebuah bangunan kosong di peternakan terpencil yang berjarak sekitar 145 kilometer dari perbatasan Texas.

Berdasarkan laporan yang ada, korbannya kebanyakan pekerja migran Amerika Tengah dan dan Selatan. Tampaknya korban ditutup matanya dan diikat sebelum dibariskan menghadap tembok untuk ditembaki satu per satu.

 

Sumber : Reuters