Kamis 07 Dec 2017 14:42 WIB

Pesawat tak Berawak India Jatuh Usai Serang Wilayah Cina

Rep: Marniati/ Red: Ani Nursalikah
Puncak Pegunungan Himalaya
Foto: AP PHOTO
Puncak Pegunungan Himalaya

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sebuah pesawat tak berawak India telah menyerang wilayah udara Cina dan terjatuh. Dilansir di BBC, Kamis (7/12), Wakil Direktur Biro Tempur Zhang Shuili mengatakan insiden terjatuhnya pesawat ini terjadi pada saat-saat terakhir penyerangan. Namun dia tidak memberikan lokasi yang tepat.

Kantor berita Xinhua mengatakan India telah melanggar kedaulatan teritorial Cina. Hubungan kedua negara memburuk akibat perselisihan mengenai dataran tinggi Himalaya. India belum menanggapi klaim terbaru Cina.

Dalam sambutan yang disampaikan secara luas oleh media pemerintah, Zhang mengatakan pasukan perbatasan Cina telah melakukan verifikasi terhadap pesawat tak berawak tersebut. "Cina mengungkapkan ketidakpuasan dan oposisi kuat kami mengenai masalah ini dan kamu akan melindungi hak dan keselamatan negara dengan baik," katanya.

Hubungan antara kedua negara tersebut memburuk pada Juni ketika India mengatakan menentang upaya Cina memperpanjang jalan di dataran tinggi Doklam/Donglang, di perbatasan Cina, India dan Bhutan. Cina dan Bhutan memiliki klaim yang bersaing di dataran tinggi, dan India mendukung klaim Bhutan.

Setelah beberapa pekan mengalami ketegangan yang meningkat, termasuk retorika yang memanas dari kedua belah pihak, ketegangan berakhir pada Agustus ketika kedua negara menarik mundur pasukan mereka. Kedua negara melakukan perang sengit di perbatasan pada 1962, dan perselisihan tetap tidak terselesaikan di beberapa daerah yang menyebabkan ketegangan meningkat secara berkala.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement