Senin , 20 November 2017, 14:18 WIB

AS akan Tutup Kantor Palestina, Ini Sikap Hamas

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Teguh Firmansyah
EPA/Mohammed Saber
Hamas
Hamas

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY -- Kelompok Hamas pada Ahad (19/11) mengatakan, keputusan AS yang akan menutup kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington menunjukkan bias AS terhadap Israel.

"Hamas mempertimbangkan penolakan Departemen Luar Negeri AS untuk memperbarui izin operasi PLO di Washington dan menghubungkan keputusan ini dengan keanggotaan Palestina di Pengadilan Pidana internasional (ICC) dan pengajuan kasusnya terhadap penjahat Israel, sebagai sikap bias terhadap Israel ," kata Hamas dalam sebuah pernyataan tertulis, dikutip Anadolu.
 
Kelompok tersebut juga menganggap keputusan AS itu akan mendorong Israel untuk melakukan lebih banyak kejahatan tanpa pencegahan. Hamas meminta Pemerintah Palestina untuk menolak tekanan AS dan mendukung keteguhan rakyat untuk mencapai rekonsiliasi dan persatuan Palestina.
 
Pada Sabtu (18/11), AS mengancam akan menutup kantor PLO di Washington setelah Palestina menyerukan Pengadilan Pidana Internasional (ICC) untuk mengadili pejabat Israel atas kejahatan terhadap orang-orang Palestina.
 
Sebelumnya pada Senin (20/11), sebagai pembalasan, Palestina juga mengancam akan memutus semua komunikasi dengan AS atas peringatan AS untuk menutup kantor PLO di Washington. PLO adalah perwakilan resmi orang-orang Palestina sementara Otoritas Palestina adalah penguasa de jure yang memerintah di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
 
 

Berita Terkait