Senin , 31 Juli 2017, 14:40 WIB

Sejarah Hari Ini: Badai Tenggelamkan Kapal Bermuatan Harta Karun

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Teguh Firmansyah
EPA
Ilustrasi Kapal tenggelam
Ilustrasi Kapal tenggelam

REPUBLIKA.CO.ID, Badai besar menyerang pantai timur Florida dan menenggelamkan 10 kapal Spanyol bermuatan harta karun, pada 31 Juli 1715. Bencana ini juga membunuh hampir 1.000 orang yang merupakan awak dari kapal-kapal tersebut.

Semua emas dan perak yang tenggelam ke dasar lautan dan bahkan ada yang tidak ditemukan sampai 250 tahun kemudian. Dilansir dari History, sejak 1701, Spanyol telah mengirim armada kapal ke Barat untuk membawa sumber daya alam, termasuk emas dan perak.

Kelompok kapal ini sangat kuat dalam melawan bajak laut. Namun mereka tidak dibekali pengetahuan untuk melindungi diri mereka sendiri dari cuaca buruk di tengah laut.

Pada 24 Juli, 10 kapal Spanyol dan satu kapal Prancis meninggalkan Havana, Kuba, dalam perjalanan ke Eropa. Mereka membawa banyak uang emas dan perak, sekitar 14 juta peso.

Kapal-kapal Spanyol berlayar sangat dekat dengan pantai Florida, seperti kebiasaannya. Sementara kapal Prancis, Grifon, berkelana lebih jauh keluar dari pantai.

Seminggu kemudian, saat kapal-kapal itu berada di antara Cape Canaveral dan Fort Pierce, badai datang dengan dahsyat. Badai tersebut menerjang dengan cepat dan satu per satu kapal-kapal Spayol itu hancur.

Kapal Nuestra Senora de la Regla tenggelam, menewaskan 200 orang dan mengubur 120 ton koin ke laut. Sedangkan kapal Santa Cristo de San Ramon juga tenggelam dengan 120 pelaut di atasnya. Sementara itu, Grifon bisa keluar dari badai dan sebagian besar awak kapalnya selamat.

Pada bulan-bulan berikutnya, pejabat Spanyol di Havana mengirim kapal khusus untuk menyelamatkan harta karun yang tenggelam. Sekitar 80 persen telah ditemukan pada April 1716, namun sisanya tetap hilang sampai 1960-an.