Sabtu , 23 September 2017, 14:25 WIB

Sejarah Hari Ini: Badai Jeanne Tewaskan Ribuan Orang

Rep: Marniati/ Red: Teguh Firmansyah
Reuters
Badai (ilustrasi)
Badai (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Hari ini pada 2004 badai Jeanne melanda Haiti dan menewaskan ribuan orang. Badai Jeanne terjadi beberapa hari setelah Badai Ivan.

Jeanne adalah bagian dari serangkaian badai mematikan yang melanda wilayah tersebut selama musim badai 2004.
Badai bermula pada 13 September di dekat pantai barat Afrika.

Saat bergerak perlahan melintasi Atlantik, badai membangun kekuatan dan merupakan badai Kategori dua saat mencapai Haiti. Hujan deras juga ikut memperparah kerusakan.

Ketika pintu air di Sungai Peligre Haiti jebol, banjir bandang menyapu seluruh desa, dan menewaskan ratusan orang.
Jean-Baptiste Agilus, seorang guru melaporkan bahwa air benar-benar menenggelamkan rumah di lingkungannya."Air mengalir ke semua rumah di lingkungan sekitar. Ini menghancurkan segalanya," katanya seperti dilansir history.com.

Gonaives, kota pelabuhan, tempat warga Haiti mengumumkan kemerdekaan mereka dari Prancis pada 1804, dilanda kerusakan yang begitu parah akibat badai Jeanne. Secara keseluruhan, sekitar 3.000 orang terbunuh oleh badai dan ratusan lainnya dilaporkan hilang dan tidak pernah ditemukan.

Sekitar 250 ribu dari delapan juta orang Haiti kehilangan tempat tinggal mereka. Republik Dominika dan Puerto Riko juga dilanda badai, namun menderita kerugian yang relatif kecil dibandingkan dengan Haiti.

Badai Jeanne kemudian meninggalkan Haiti dan sampai di ujung utara Bahama. Penduduk yang ketakutan sebagian besar dapat mengungsi pada waktunya. Perjalanan Jeanne berakhir saat membentur pantai tengah Florida. Orang-orang Florida sudah dipersiapkan dengan baik dalam menghadapi badai ini. Jeanne adalah badai besar keempat yang melanda negara bagian pada 2004.

Berita Terkait