Jumat , 13 Oktober 2017, 13:45 WIB

Sejarah Hari Ini: Warga Palestina Pro Tentara Merah Bajak Pesawat Jerman

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
iStockphoto.com
Pembajakan pesawat (Ilustrasi)
Pembajakan pesawat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  Hari ini pada 1977, empat warga Palestina membajak pesawat Lufthansa dan menuntut pembebasan 11 pemimpin atau petinggi kelompok pejuang Jerman Baader-Meinhof yang sedang dipenjara. Baader Meinhof juga dikenal sebagai Fraksi Tentara Merah.

Fraksi Tentara Merah adalah sekolompok revolusioner ultrakiri yang telah meneror Jerman selama tiga dekade. Dalam rentang waktu tersebut, Fraksi Tentara Merah membunuh lebih dari 30 pemimpin korporat, militer, dan pemerintah dalam upaya menggulingkan kapitalisme di tanah air mereka.

Ketika pembajakan pesawat terjadi pada 1977, empat warga Palestina membawa pesawat tersebut mengelilingi enam negara dan akhirnya mendarat di Mogadishu, Somalia, pada 17 Oktober. Keesokan paginya sebuah tim pasukan khusus Jerman menyerbu pesawat tersebut.

Dalam operasi itu, pasukan khusus Jerman berhasil melepaskan 86 sandera dan membunuh tiga pelaku pembajakan. Belakangan satu pelaku tersisa juga bisa diatasi pasukan Jerman.

Para pemimpin Fraksi Tentara Merah yang tengah dipenjara mendengar kabar kematian anggotanya yang sempat menuntut pembebasan mereka. Para pemimpin kelompok ultrakiri itu pun akhirnya memutuskan untuk bunuh diri di sel penjara mereka di Stammheim, Jerman.