Ahad 18 Mar 2018 08:30 WIB

Sejarah Hari Ini: Ledakan Gas Tewaskan 300 Siswa di Texas

Petaka itu terjadi saat mereka menanti bel pulang sekolah.

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Budi Raharjo
Gas alam meledak di Consolidated School of New London, Texas, pada 1937.
Foto: missedinhistory.com
Gas alam meledak di Consolidated School of New London, Texas, pada 1937.

REPUBLIKA.CO.ID, Pada hari ini di tahun 1937 terjadi ledakan gas alam di salah satu sekolah di Texas. Ledakan itu menyebabkan hampir 300 siswa meninggal dunia.

Consolidated School of New London, Texas, berada di atas ladang minyak dan gas bumi yang besar. Daerah itu didominasi oleh 10 ribu derek minyak, 11 di antaranya berdiri tepat di halaman sekolah.

Sekolah ini baru dibangun pada tahun 1930-an dengan total biaya hampir mendekati 1 juta dolar AS. Dan sejak awal, sekolah membeli gas alam dari Union Gas untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Tagihan gas alam sekolah tersebut rata-rata mencapai 300 dolar AS per bulannya. Akhirnya pejabat sekolah dibujuk untuk menghemat uang dengan menggantinya dengan gas basah yang dioperasikan oleh Parade Oil Company yang berada di dekat sekolah.

Gas basah adalah jenis gas buang yang kurang stabil dan memiliki polusi yang lebih banyak daripada gas alam. Pada saat itu tidak sedikit warga yang tinggal di sekitar ladang minyak yang menggunakan gas tersebut.

Petaka itu terjadi saat mereka menanti bel pulang sekolah yang akan berdering dalam 10 menit. Saat itu pukul 15.05 waktu setempat di hari Kamis, 18 Maret 1937, ledakan itu terjadi dan menggantikan nyaringnya bel berdering. Sebanyak 694 siswa dan 40 guru terdampak, karena ledakan besar dan dahsyat itu benar-benar meniup atap dan meratakan sekolah.

Ledakan itu bisa dirasakan oleh orang-orang yang berada 40 mil dari lokasi ladang minyak dan menyapu korban seketika. Orang-orang bergegas ke tempat kejadian untuk mengevakuasi korban selamat. Ratusan siswa yang cedera ditarik dari puing-puing. Stasiun pertolongan pertama Tyler, Overton, Kilgore dan Henderson yang merawat korban yang terluka.

Penyebab pasti percikan yang menyulut gas itu tidak pernah ditemukan. Meski sekarang diketahui bahwa gas tersebut bisa saja dinyalakan oleh listrik statis. Akibat kejadian ini, diketahui ternyata gas basah perlu dibakar di lokasi dan bukan disalurkan.

Ajaibnya, beberapa siswa berjalan pergi tanpa cedera; 10 di antaranya ditemukan di bawah rak buku besar yang melindungi mereka dari bangunan yang jatuh.Kabarnya, sebuah papan tulis di sekolah yang hancur ditemukan. Papan tulis itu bertuliskan, "Minyak dan gas alam adalah hadiah alam terbesar Texas Timur. Tanpa mereka, sekolah ini tidak ada di sini dan kita tidak bisa belajar."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement