Sabtu 28 Feb 2015 03:15 WIB

Ssttt, Presiden Sisi Temui Petinggi Ikhwanul Muslimin

Rep: c05/ Red: Bilal Ramadhan
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO-- Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi telah bertemu dengan sejumlah mantan tokoh Ikhwanul Muslimin untuk membahas cara-cara menghadapi ekstremisme Islam di negara-negara Afrika Utara.

Sisi bertemu dengan sejumlah mantan pejabat Ikhwanul Muslimin, yang telah menjadi kritikus vokal kelompok, di istana presiden awal pekan ini, termasuk Tharwat Al-Kherbawy, Kamal El-Helbawy dan Mokhtar Nouh.

Berbicara kepada Asharq Al-Awsat, pengacara Kherbawy yang telah menulis sejumlah buku yang mengisahkan saat ia masih berada di Ikhwanul Muslimin, mengatakan, "Presiden Sisi bertemu dengan kami karena kami memiliki pengalaman langsung dari proyek ekstremis Islam".

"Kami telah melakukan sejumlah studi dan banyak penelitian tentang menghadapi ekstremis dan teroris ideologi, dan ini adalah apa yang kita diajukan kepada presiden," tambahnya.

Namun Kherbawy membantah bahwa pertemuan ini adalah untuk membahas kebijakan masa depan yang ditujukan khususnya terhadap mantan kelompoknya. Pertemuan itu terjadi sebagai bagian dari upaya Mesir untuk menekan ekstrimisme Islam di negara itu.

Departemen Mesir Wakaf (Wakaf Keagamaan) mengeluarkan keputusan tahun lalu untuk memaksakan kontrol yang lebih ketat pada masjid di negara itu, termasuk melarang ulama yang belum lulus dari Al Azhar.

Otoritas keagamaan tertinggi di Mesir, juga telah memainkan peran yang lebih menonjol dalam beberapa hari terakhir dalam memerangi wacana ekstremis dan mempromosikan toleransi beragama.

Dalam pidato awal tahun ini, Sisi menyerukan 'revolusi' dalam wacana agama untuk menghadapi ideologi ekstremis. "Pembaharuan ini (wacana agama) harus sadar dan melestarikan nilai-nilai Islam yang benar, menghilangkan polarisasi sektarian dan mengatasi ekstremisme dan militansi," kata Presiden Sisi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement