Kamis , 14 September 2017, 12:48 WIB

Tentara Mesir Tewas Diserang Sekelompok Orang di Sinai

Rep: AHMAD ISLAMY/ Red: Winda Destiana Putri
AP/Hiro Komae
Semenanjung Sinai Mesir (ilustrasi)
Semenanjung Sinai Mesir (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SINAI -- Dua tentara Mesir dilaporkan tewas pada Rabu (13/9), waktu setempat, ketika sekelompok orang bersenjata tak dikenal menyerang sebuah pos militer yang terdapat di kawasan utara Semenanjung Sinai. Pos pemeriksaan keamanan itu berada di luar kota Rafah, berdekatan dengan perbatasan antara Mesir dan Jalur Gaza.

Media lokal Mesir melansir, insiden kali ini terjadi hanya berselang dua hari setelah 18 petugas keamanan Mesir lainnya meninggal dunia akibat kendaraan yang mengangkut mereka terkena ranjau darat di timur laut Sinai.

"Kelompok Welayet Sina, yang oleh pihak berwenang Mesir memiliki hubungan dengan organisasi teroris ISIS, kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan ranjau di pinggir jalan tersebut," ungkap laman World Bulletin, Kamis (14/9).

Sejak pertengahan 2013, Semenanjung Sinai Mesir memang kerap dikenal sebagai pusat pemberontakan kelompok milisi. Kondisi semacam itu mulai berlangsung setelah Muhammad Morsi (presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis-Red) digulingkan lewat kudeta militer berdarah yang dipimpin Abdul Fattah al-Sisi. Sejak saat itu, ratusan personil keamanan Mesir terbunuh dalam berbagai serangan di Sinai, terutama di kawasan timur laut yang berbatasan dengan Israel dan Jalur Gaza yang dikelola Hamas.

Sumber : Center