Ahad , 19 November 2017, 13:14 WIB

Mega Proyek Hiburan dan Transportasi Dibangun di Arab Saudi

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nur Aini
skyscrapercity.com
Terminal Haji di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Arab Saudi.
Terminal Haji di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH -- Gubernur Makkah mengumumkan tiga mega proyek yang didirikan oleh Gubernur Pangeran Khaled Al-Faisal. Proyek tersebut mencakup ruang hiburan warga hingga proyek transportasi.

"Proyek diluncurkan pada akhir tahun ini," kata juru bicara Gubernur Sultan Al-Dosari dilansir dari Arab News, Ahad (19/11).

Ia menjelaskan salah satu proyek yang memasuki tahap empat hingga lima, yakni Jeddah Seafront Development. Proyek itu bertujuan menyediakan ruang hiburan bagi warga dan pengunjung Jeddah.

Selain itu, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) menyatakan proyek yang tengah dalam fase uji coba di Bandara Internasional King Abdul Aziz bisa mulai beroperasi pada Ramadhan. Al-Dosari mengatakan Kereta Ekspres Haramain yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui Jeddah dan Rabigh diresmikan pada kuartal pertama 2018.

Al-Dosari mengatakan ketiga proyek tersebut bagian rencana pembangunan strategis Makkah. Proyek itu bertujuan menyeimbangkan pembangunan daerah tersebut. Sehingga, mengurangi migrasi ke kota dan membuat daerah tetangga menarik bagi penduduk.

Menurutnya, Gubernur Makkah menghadapi banyak tantangan selama dekade terakhir. Ia menjelaskan, prioritas pertama yakni menemukan solusi untuk kelangkaan dan keterbatasan air, kekeringan Danau Al-Misk, dan tumpukan sampah di Jeddah. Ia menyebut Gubernur Makkah butuh empat tahun menanggulangi permasalahan itu.

Al-Dosari mengatakan struktur emirat juga berubah dan beberapa administrasi baru yang efektif ditambahkan. Ada sekitar 2.568 proyek sedang berlangsung di wilayah ini.

Pemerintah Arab Saudi membangun empat jalan lingkar di Kota Suci. Departemen pemerintah juga dipindahkan dari Mina. Selain itu, pemerintah meluncurkan Pusat Pelayanan Umum di Al-Shumaisi dan mengembangkan pada tujuh lingkungan baru.

Al-Dosari berujar terdapat sejumlah proyek baru di Kota Makkah, termasuk tahap pertama proyek bus dan proyek Jalan Abdul Abdul Aziz. Proyek itu menyediakan sejumlah hotel dan masjid berkualitas tinggi yang ditargetkan selesai pada akhir 2019.

Berita Terkait