Rabu , 22 November 2017, 16:54 WIB

Warga Israel Foto di Masjid Nabawi Picu Kemarahan

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah
Ben Tzion/Facebook/TOI
Ben Tzion saat di Masjid Nabawi.
Ben Tzion saat di Masjid Nabawi.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Foto seorang warga Israel di sebuah masjid di Madinah, Arab Saudi, memicu kemarahan di media sosial di Saudi. Petenis kelahiran Rusia Ben Tzion, 31 tahun, telah mengeposkan foto dirinya di Facebook saat mengunjungi Iran, Lebanon, Arab Saudi, dan Yordania.  Salah satu foto dirinya di Masjid Nabawi, salah sayu situs tersuci Islam.

"Orang-orang Arab Saudi akan berdiri dengan bangsa Yahudi secara berdampingan," katanya di sebuah unggahan Facebook dengan foto dia memegang tarian pedang Saudi dan pakaian tradisional Arab.

"Perdamaian di Timur Tengah dengan hormat dan saling mencintai," katanya di postingan lain seperti dilansir BBC Selasa, (21/11).

Orang-orang non-Muslim selama ini  dilarang mengunjungi Makkah dan menyarankan untuk tidak masuk ke bagian Madinah tengah, tempat Masjid Nabawi berada.

Namun Tzion mengatakan, situs keagamaan di Madinah terbuka untuk umum. Tzion - yang menjadi warga negara Israel pada 2014 mengatakan, mengunjungi negara-negara Muslim adalah sebuah hobi. Ia menggambarkan pesannya sebagai penghormatan terhadap budaya dan kepercayaan lain.

"Tidak ada orang di dunia Arab yang pernah mendekati saya dengan permusuhan. Mereka mengatakan bahwa mereka mencintai Israel dan orang-orang Yahudi."

Dia mengaku mendapatkan visa dan memasuki semua tempat suci secara legal, meskipun tidak menyebutkan paspor Rusia atau Israel yang ia gunakan.Tzion juga telah mengunggah foto kunjungannya ke kota-kota Iran di Teheran dan Qom. Israel dan Iran adalah musuh utama.

Warga negara Yahudi Israel tidak diizinkan untuk mengunjungi Iran. Terlepas dari ungkapan kedamaiannya, foto-foto Tzion disambut dengan kemarahan. Hashtag yang ramai di Saudi, "Seorang Zionis di Masjid Nabawi" telah menarik lebih dari 90.000 tweet dalam 24 jam terakhir.

"Para ilmuwan berada di penjara dan Zionis berada di Masjid Nabawi. Ini adalah hal yang menyedihkan," kata seorang pengguna Twitter berbahasa Arab.

Berita Terkait