Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

INDEX BERITA

Turis Kembali Kunjungi Champs Elysees Pascainsiden Penembakan Polisi

Saturday, 22 Apr 2017 05:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Sejumlah turis sudah mulai mengunjungi Champs Elysees, Paris, Prancis, pada Jumat (21/2) pagi waktu setempat. Mereka tetap berhasrat menikmati lokasi wisata bersejarah itu, meski masih merasakan...

Pelaku Penembakan Polisi di Paris Miliki Catatan Kriminal Panjang

Saturday, 22 Apr 2017 01:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pelaku penembakan polisi di Champs Elysees Paris, Prancis memiliki catatan kriminal panjang yang bermula sejak 2001 silam. Saat itu, Karim Cheurfi (39) yang tengah mengemudikan mobil...

Pelaku Penembakan di Paris tidak Pernah Terlihat di Masjid

Saturday, 22 Apr 2017 01:06 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS - Karim Cheurfi, pelaku penembakan polisi di Champs Elysees, Paris, Prancis, digambarkan memiliki karakter yang sama dengan kebanyakan anggota ISIS lainnya, yaitu kejam dan tidak memiliki keyakinan...

Jelang Pergantian Tahun, Kota-Kota Dunia Siaga Satu

Thursday, 31 Dec 2015 20:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS-- London, Paris, Moskow, Brussels, Ankara, Madrid dan New York meningkatkan  tindakan pencegahan ekstra untuk malam pergantian tahun.  Ibu kota Belgia, Brussels telah secara resmi membatalkan perayaan malam tahun baru....

Tak Ada Pesta Kembang Api di Paris dan Brussels

Thursday, 31 Dec 2015 19:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, AUCKLAND--Ribuan orang di Auckland, Selandia Baru telah merayakan pergantian tahun 2016 dengan pertunjukan kembang api. Namun di beberapa negara Eropa, perayaan tahun baru  menjadi hal yang dilarang.  Ini akan menjadi...

Usai Serangan Maut, Polisi Prancis Tutup 3 Masjid dan Tahan 232 Orang

Thursday, 03 Dec 2015 14:18 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Prancis mengatakan polisi telah menutup tiga masjid dan menahan 232 orang dengan dasar hukum UU darurat yang diloloskan setelah serangan teroris di Paris...

'Perlu Penyelidikan Siapa Pendana Operasi Ekstremis'

Thursday, 26 Nov 2015 15:39 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jaksa anti-teror Italia mengatakan harus ada jaksa Eropa yang mengatur penyelidikan darimana para ekstrimis mendapat dana. Dilansir VOA Indonesia, Franco Roberti dalam pidatonya hari Rabu (25/11) di...

Polisi Paris dan Belgia Terus Lakukan Pencarian Tersangka Teror

Wednesday, 25 Nov 2015 15:17 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pihak berwenang Maroko mengatakan Belgia telah secara resmi meminta bantuan dalam melacak tersangka utama pembantaian Paris, sementara Brussels tetap siaga tinggi dan polisi terus melakukan pencarian...

Insiden Paris, Pengamat: Cara Allah Agar Semakin Banyak Masuk Islam

Thursday, 19 Nov 2015 12:42 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pengamat Timur Tengah, Slamet Ibnu Syam mengatakan ada oknum yang ingin merusak Islam dalam insiden yang terjadi di Paris. Menurutnya, bila orang yang memiliki ilmu yang...

'Saya Muslim, Bukan Teroris, Jika Percaya, Peluk Saya'

Wednesday, 18 Nov 2015 00:21 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Seorang pemuda Muslim menarik simpati banyak orang. Bertempat di Place de la Republique, Paris Ia berusaha mengampanyekan bahwa Muslim bukanlah seorang teroris.  Dengan menutup matanya, Ia menuliskan,...

Video Baru Mengaku ISIS Ancam Serang Washington

Tuesday, 17 Nov 2015 20:52 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Obama menyatakan tidak akan mengubah startegi dalam menghadapiu ISIS, maupun kebijakan terkait pengungsi Suriah, pasca Serngan Paris Jumat...

Peretas 'Anonymous' Umumkan Perang Terhadap ISIS

Tuesday, 17 Nov 2015 16:29 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaringan aktivis peretas yang menyebut dirinya 'Anonymous' mengatakan, sedang bersiap-siap untuk melancarkan gelombang serangan dunia maya terhadap kelompok ISIS setelah serangan yang menewaskan 129 orang minggu lalu di Paris. Dilansir...

'Semoga Teror Paris tak Menghasilkan Teror Baru'

Monday, 16 Nov 2015 19:55 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakii Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengaku prihatin dengan aksi teror yang terjadi Paris, Prancis. Banyak warga sipil tak berdosa yang turut menjadi korban...

'Pemerintah Harus Keluarkan Peringatan untuk Pergi ke Paris'

Monday, 16 Nov 2015 16:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin mengatakan pemerintah perlu untuk mengeluarkan selebaran akan peringatan agar tidak mengunjungi Paris atau Eropa untuk saat ini. Kekhawatiran akan timbulnya Islamophobia menurut...

Obama Berjanji Tingkatkan Upaya Musnahkan ISIS

Monday, 16 Nov 2015 11:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,  ANTALYA— Presiden Amerika Barack Obama berbicara hari Minggu (15/11), setelah pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada awal Konferensi G-20 di kota peristirahatan di Laut Tengah Turki. “Kami akan melipatgandakan upaya...

Inggris Terjunkan Pasukan Khusus Pascateror Paris

Monday, 16 Nov 2015 08:47 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pasukan khusus dikerahkan untuk membantu polisi Inggris setelah serangan Paris, yang menewaskan 129 orang, akhir pekan kemarin. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari dorongan lebih luas dalam...

Aksi Dunia Usai Serangan Teror di Paris

Sunday, 15 Nov 2015 19:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Dukungan untuk korban serangan yang terjadi di Paris, Prancis pada Jumat (13/11) terus mengalir. Seperti di lansir dari BBC, Minggu (15/11), berbagai negara di belahan dunia mengadakan...

Ini Hotline untuk Informasi Korban Warga Indonesia Pascateror Paris

Saturday, 14 Nov 2015 13:22 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia mengutuk tindakan teror di Paris dan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban, keluarga dan pemerintah Prancis. Dilansir VOA, Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Twitter menyatakan...

Prancis Kerahkan 1.500 Tentara Tambahan, Delapan Milisi Tewas

Saturday, 14 Nov 2015 12:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Pemerintah Prancis telah mengerahkan sebanyak 1.500 tentara tambahan ke Paris setelah serangan yang menewaskan sedikitnya 120 orang, Jumat waktu setempat, menurut kantor kepresidenan."Dewan pertahanan Prancis akan berkumpul,...

Video Mencekam Serangan Teror Paris

Saturday, 14 Nov 2015 11:03 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Sejumlah serangan teror terjadi di Paris pada Jumat malam menewaskan setidaknya 153 orang dan melukai puluhan lainnya. Kepolisian Paris telah menangkap satu orang yang merupakan anggota...