Rabu 29 Jun 2022 23:37 WIB

Bertemu Zelenskyy, Jokowi Tekankan Penyelesaian Konflik Secara Damai

Presiden Jokowi tawarkan diri jadi pembawa pesan Zelenskyy kepada Putin

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Dalam foto yang dirilis Istana Kepresidenan Indonesia ini, Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan mereka di Kyiv, Ukraina pada Rabu, 29 Juni 2022.
Foto: Laily Rachev, Indonesian Presidential Palace
Dalam foto yang dirilis Istana Kepresidenan Indonesia ini, Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan mereka di Kyiv, Ukraina pada Rabu, 29 Juni 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, pada Rabu (29/6). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menegaskan posisi Indonesia terkait pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

Meskipun masih sangat sulit dicapai, ia menyampaikan pentingnya penyelesaian konflik secara damai. Jokowi menekankan, semangat perdamaian tidak boleh pernah luntur.

Baca Juga

"Dalam kaitan ini, saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera," kata Jokowi saat menyampaikan pernyataan pers bersama Presiden Zelenskyy usai pertemuan, dikutip dari siaran pers Istana.

Lebih lanjut, Jokowi juga menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Rakyat dan pemerintah Indonesia, kata dia, berusaha memberikan kontribusi bantuan termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.

Di samping itu, ia juga menyampaikan pentingnya peran Ukraina dalam rantai pasok pangan dunia. Menurutnya, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina bisa kembali melakukan ekspor bahan pangan.

"Penting bagi semua pihak untuk memberikan jaminan keamanan bagi kelancaran ekspor pangan Ukraina, termasuk melalui pelabuhan laut. Saya mendukung upaya PBB dalam hal ini," tegasnya.

Jokowi pun menyampaikan kunjungannya ke Ukraina ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina."Saya sampaikan ke Presiden Zelenskyy bahwa kunjungan ini saya lakukan sebagai manifestasi kepedulian Indonesia terhadap situasi di Ukraina," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi kembali menyampaikan undangan secara langsung kepada Presiden Zelenskyy untuk berpartisipasi dalam KTT G20 yang akan diselenggarakan bulan November tahun ini di Bali. Presiden Jokowi juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkokoh kerja sama bilateral dengan Ukraina.

"Tahun ini adalah 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Ukraina. Saya menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama yang lebih baik," kata Jokowi.

Sementara itu, Presiden Zelenskyy menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Presiden Joko Widodo ke Ukraina. Menurutnya, ini adalah kunjungan pemimpin negara Asia pertama ke Ukraina sejak invasi melanda Ukraina.

"Terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi yang merupakan kunjungan pertama pemimpin Asia sejak invasi melanda Ukraina. Saya juga mengundang kalangan usaha Indonesia untuk berpartisipasi dalam rekonstruksi Ukraina pascaperang," ungkap Zelenskyy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement