Senin 30 Jan 2023 18:05 WIB

5 Kasus Penculikan Anak Bersejarah di AS

Ada kasus penculikan yang bahkan belum terpecahkan hingga kini.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nidia Zuraya
Ilustrasi penculikan anak.
Foto: jak-tv.com
Ilustrasi penculikan anak.

REPUBLIKA.CO.ID, Amerika Serikat (AS) mempunyai beberapa kasus penculikan anak yang bersejarah. Ada pula kasus yang bahkan belum terpecahkan hingga kini. Dilaporkan laman People, berikut lima kasus penculikan yang bersejarah di AS.

1.  Charley Ross

Baca Juga

Charley Ross adalah putra dari seorang pedagang di Philadelphia. Pada Juli 1874, Charley yang masih berusia empat tahun menjadi korban penculikan. Itu menjadi kasus penculikan pertama yang diketahui di AS ketika pelaku meminta tebusan.

Dua hari setelah Charley menghilang, keluarganya menerima surat dari orang yang diduga merupakan pelaku penculikan. Secara keseluruhan terdapat 23 surat yang dikirim. Dalam surat itu, pelaku meminta tebusan sebesar 20 ribu dolar AS jika keluarga ingin Charley kembali.

 

Ayah Charley, yakni Christian Ross, berusaha memenuhi tuntutan pelaku, tapi dicegah oleh kepolisian. Sebab kepolisian khawatir jika tebusan dibayarkan, hal itu akan memicu lebih banyak kasus penculikan.

Lima bulan setelah Charley menghilang, Joseph Douglas dan William Mosher, komplotan pencuri kecil, ditembak saat merampok sebuah rumah di Long Island. Saat Douglas terbaring sekarat, dia memberitahu seorang saksi: "Tidak ada gunanya berbohong sekarang. Mosher dan saya menculik Charley Ross."

Saksi itu pun bertanya, di mana keberadaan Charley. Douglas menjawab bahwa Mosher mengetahuinya. Namun saat itu Mosher telah tewas tertembak. Selama sekitar 60 tahun berikutnya, pencarian terhadap Charley tetap berlangsung. Setidaknya terdapat 5.000 orang yang mengaku sebagai Charley. Namun tak satu pun dari mereka yang bisa membuktikan bahwa mereka Charley sesungguhnya. Hingga kini nasib terakhir Charley tak diketahui.

2. Charles Lindbergh Jr.

Charles Lindbergh Jr. baru berusia 20 bulan ketika diculik dari rumahnya di Hopewell pada 1 Maret 1932. Dia adalah putra dari pilot terkenal Charles Lindbergh dan penulis Anne Morrow Lindbergh. Orang yang pertama kali mengetahui penculikan Lindbergh Jr. adalah perawatnya. Di kamar anak tersebut, dia menemukan surat berisi permintaan tebusan sebesar 50 ribu dolar AS.

Beberapa hari kemudian, sebuah surat permintaan tebusan dikirim lagi ke kediaman Lindbergh. Kali ini pelaku meminta uang sebesar 70 ribu dolar AS. Masih ada beberapa surat permintaan tebusan lainnya. Lindbergh akhirnya memutuskan mengirimkan uang tebusan tersebut. Namun anaknya tak pernah dipulangkan.

Pada 12 Mei 1932, tubuh Linbergh Jr. ditemukan di sebuah kuburan dangkal yang terletak hanya beberapa mil dari rumahnya. Pelaku penculikan, yakni Bruno Richard Hauptmann, berhasil ditangkap pada September 1934. Dia dihukum mati pada 1936. Terdapat perdebatan tentang apakah Hauptmann benar-benar tersangka penculikan Lindbergh Jr. Istri Hauptmann, Anna, secara terbuka menyatakan bahwa suaminya tidak bersalah. Klaim itu dipertahankan hingga Anna meninggal pada 1994.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement