Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Kebiasaan Paling Mematikan yang Memperpendek Umur (1)

Selasa 19 Mar 2019 12:37 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Indira Rezkisari

Makan Sehat. Terlalu makan gorengan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Makan Sehat. Terlalu makan gorengan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Foto: Pixabay
Kebiasaan makan yang buruk memiliki efek ke kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah kegiatan sehari-hari dapat membuat kesehatan menjadi buruk. Dalam beberapa kasus, sebuah studi American Heart Association Circulation menemukan hubungan antara kebiasaan sehari-hari dan kematian dini.

Baca Juga

Para peneliti menunjukkan lima kebiasaan yang tampaknya terkait dengan umur lebih singkat. Seperti dilansir di Business Insider, Selasa (19/3), berikut kebiasaan paling merusak yang harus coba dihindari, terutama saat usia bertambah.

Minum minuman manis dan makan makanan olahan

Sudah menjadi rahasia umum jika minum soda, jus, dan minuman sangat manis lainnya berdampak pada berat tubuh. Faktanya, studi selama 34 tahun yang baru dilakukan terhadap lebih dari 118 ribu orang menunjukkan, semakin banyak orang yang minum gula, maka semakin besar kemungkinan mereka akan mati karena masalah seperti jantung.

Namun, seperti halnya dengan banyak penelitian nutrisi, penelitian satu ini hanya mengamati orang dari waktu ke waktu. Artinya, penelitian itu tidak dapat secara definitif menyimpulkan bahwa minuman manis itu buruk.

Jika Anda khawatir tentang kebiasaan minum dan makan, ada banyak hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi masalah yang terkait dengan minuman manis. Selain menghindari soda dan jus, riset yang berkembang menunjukkan rencana makan yang berfokus pada sayuran, protein, dan lemak sehat memiliki manfaat. Jenis makanan itu mampu menurunkan berat badan, menjaga pikiran tetap tajam, serta melindungi jantung dan otak seiring bertambahnya usia.

Jenis makanan itu menjadi menu diet terbaik, seperti asupan tinggi sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, lemak sehat (seperti ikan dan minyak zaitun), dan asupan rendah minuman manis, seperti soda dan jus, manisan dan roti olahan, daging merah dan olahan, dan lemak trans dan garam.

Merokok

Merokok adalah membunuh. Tidak ada kebiasaan lain yang begitu kuat terikat pada kematian selain merokok. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjabarkan, selain kanker, merokok menyebabkan penyakit jantung, strok, penyakit paru-paru, diabetes, dan penyakit paru obstruktif kronis yang meliputi emfisema dan bronkitis kronis.

Seorang perokok selalu menghirup tembakau dan tar yang terbakar bersama dengan logam beracun, seperti kadmium dan berilium, dan unsur-unsur seperti nikel dan kromium yang terakumulasi secara alami di daun tanaman tembakau. Jadi, tidak mengherankan bahwa penelitian menemukan bahwa abstain dari merokok seumur hidup dikaitkan dengan hidup lebih lama. Penelitian itu menyebutkan, berhenti merokok membuat seseorag memiliki harapan hidup lebih lama.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA