Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Jumlah Korban KDRT di Queensland Naik Dua Kali

Senin 19 Sep 2016 14:50 WIB

Red: Ani Nursalikah

Shannon Fentiman (kiri) dan Quentin Bryce meluncurkan layanan satu pintu bagi korban kekerasan domestik pada bulan April.

Shannon Fentiman (kiri) dan Quentin Bryce meluncurkan layanan satu pintu bagi korban kekerasan domestik pada bulan April.

Foto: abc

REPUBLIKA.CO.ID, QUEENSLAND -- Jumlah perempuan yang mencari pertolongan di penampungan darurat karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam setahun di negara bagian Queensland, Australia.

Menurut data Pemerirntah Negara Bagian, lembaga yang menangani penampungan darurat DV Connect menyiapkan 9.000 akomodasi penginapan bagi perempuan dan anak-anak sepanjang tahun lalu. Hal ini berarti terjadi kenaikan dari 3.624 penginapan malam yang disiapkan tahun 2014/15, dan 2.318 di tahun 2013/14.

DV Connect yang menerima dana 1 juta dollar dari Pemerintah Queensland tahun ini, sebelumnya dilaporkan menerima sekitar 150 pengaduan telepon perhari. Kini jumlah tersebut berkisar 250 pengaduan. Sekitar 900 perempuan dan anak-anak telah ditampung di penampungan 3 hari bagi korban KDRT milik pemerintah yang berada di Brisbane dan Townsville yang baru dibuka akhir tahun lalu.

Penampungan ini merupakan yang pertama kalinya dibiayai pemerintah Queensland dalam 20 tahun, dan direncanakan akan dibuka juga tempat penampungan di daerah Charters Towers dan Roma.

Menteri urusan Pencegahan KDRT Shannon Fentiman mengatakan kini lebih banyak perempuan yang juga melaporkan pelanggaran ketentuan mengenai KDRT. Dia mengatakan isu ini telah diangkat ke permukaan, lebih dari 12 bulan dari respons pemerintah terhadap laporan berjudul Not Now, Not Ever.

"Kami tahu adanya krisis di Queensland terkait dengan KDRT. Hal ini menunjukkan banyaknya kaum perempuan dan anak-anak yang mengalami teror di rumah," jelas Fentiman.

Ian Stewart dari kepolisian setempat mengatakan pihaknya tidak akan menoleransi kekerasan domestik.

"Saya mendorong setiap orang yang mengalami kekerasan domestik untuk segera melaporkannya ke polisi sehingga segera bisa diambil tindakan," katanya.

Pemerintahan Partai Buruh pimpinan Palaszczuk di Queensland menyisihkan dana besar hampir 200 juta dollar selama 5 tahun untuk penanganan KDRT. Sebagian dana itu disalurkan untuk mewujudkan 140 rekomendasi dari laporan Not Now, Not Ever tahun lalu yang dipimpin mantan Gubernur Jenderal Quentin Bryce.

Peradilan khusus KDRT juga sudah dibentuk, begitu pula hukuman lebih berat serta ancaman pidana baru terkait pencekikan yang tak mematikan.

sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/jumlah-korban-kdrt-yang-minta-perlindungan-di-queensland-mening/7857608
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA