Sabtu 26 Jan 2019 22:36 WIB

Prancis Siap Akui Guaido Sebagai Presiden Venezuela

Prancis meminta diadakannya pemilu di Venezuela pekan mendatang.

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido (tengah depan)
Foto: AP Photo/Fernando Llano
Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido (tengah depan)

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (26/1) mengatakan, dia siap mengakui Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela. Syaratnya, bila pemilihan umum Venezuela tidak dilaksanakan pada pekan mendatang.

"Jika tidak ada pengumuman penyelenggaraan pemilu dalam delapan hari, kami akan siap mengakui Juan Guaido sebagai 'penanggung jawab presiden' Venezuela untuk memicu proses politik," Macron menulis dalam cicitan Twitter.

Sementara itu Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga mengumumkan sikap yang sama pada Sabtu. Yaitu, memberi waktu delapan hari kepada Nicolas Maduro untuk menyelenggarakan pemilu di negara Amerika Selatan tersebut atau Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan mengadakan pemilu.

"Pemerintah Spanyol memberi Nicolas Maduro waktu delapan hari untuk mengadakan pemilu yang terbuka dan demokratis. Bila hal itu tidak dilakukan, Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan menyelenggarakan pemilu," kata Sanchez.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengadakan pertemuan pada Sabtu atas permintaan Amerika Serikat. Langkah itu setelah Washington dan sejumlah negara di kawasan itu mengakui pemimpin oposisi Guaido sebagai kepala negara dan mendesak Presiden Nicolas Maduro untuk mengundurkan diri.

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement