Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Rusia: AS akan Gunakan Strategi Timteng di Venezuela

Jumat 15 Feb 2019 04:00 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Krisis Politik Venezuela

Krisis Politik Venezuela

Foto: Republika
Bergabungnya sejumlah pejabat militer ke oposisi dinilai tak bisa diterima.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW  -- Amerika Serikat bisa memanfaatkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Venezuela sebagai dalih bagi campur tangan militer. Demikian peringatan yang disampaikan Rusia pada Kamis (15/2).

"Skenario serupa digunakan berulang kali di Timur Tengah," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam satu taklimat sebagaimana dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu.

Menurut Zakharova, kegagalan kubu oposisi Venezuela meraih kekuatan akan mendorong Gedung Putih untuk menerapkan skenario kekerasan di Venezuela.

Baca juga, Trump: Tak Pernah Ada Opsi Intervensi Militer ke Venezuela.

Zakharova juga menyebut bergabungnya sejumlah pejabat militer dengan oposisi sebagai langkah tak bisa diterima. Begitupula dengan pembekuan rekening perusahaan minyak raksasa Venezuela, PDSVA.  

"Ini tak bisa diterima dan melanggar nilai-nilai demokrasi serta ekonomi yang berlandasarkan pasar," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dijadwalkan bertemu dengan rekannya dari Siprus Yunani Nikos Christodoulides pada 21 Februari.  Kedua pejabat itu akan bertukar pandangan mengenai sejumlah masalah regional dan internasional yang bersinggungan dengan kepentingan timbal-balik kedua negara.

"Termasuk penyelesaian masalah Siprus dan situasi di Bagian Timur Laut Tengah," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA