Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Trump: Kesepakatan dengan Cina akan Terjadi Lebih Cepat

Rabu 15 Mei 2019 09:46 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di Great Hall of the People di Beijing, Cina, Kamis (9/11).

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di Great Hall of the People di Beijing, Cina, Kamis (9/11).

Foto: AP Photo/Andrew Harnik
Trump menyatakan dialog dengan Cina berjalan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan pembicaraan perdagangan dengan Cina belum usai. Ia menggambarkan perang perdagangan AS-Cina sebagai pertengkaran kecil.

"Ketika waktunya tepat, kita akan membuat kesepakatan dengan Cina. Itu semua akan terjadi, dan jauh lebih cepat daripada yang dipikirkan orang!," tulis Trump melalui Twitter, dilansir di Aljazirah, Selasa (14/5).

Trump menyatakan kepada wartawan dialog dengan Cina begitu bagus. Ia juga menggembar-gemborkan hubungannya yang dianggap luar biasa dengan Presiden Cina Xi Jinping.

"Kami sedang berdialog. Itu akan selalu berlanjut. Kami memiliki kesepakatan yang sangat dekat tetapi kemudian mereka memecahkannya. Mereka benar-benar melakukannya," ujar Trump.

Pada Selasa, juru bicara kementerian luar negeri Cina menyatakan kedua pihak telah sepakat melanjutkan pembicaraan yang relevan. Saat ini, ruang lingkup perang dagang semakin meluas, meningkatkan biaya, dan mengganggu rantai pasokan di seluruh dunia.

Pasa Senin, pemerintahan Trump mengungkapkan daftar sekitar 300 miliar dolar AS dalam barang-barang Cina tambahan yang kemungkinan akan dikenakan kenaikan tarif. Cina mengumumkan akan menaikkan tarif impor AS sebesar 60 miliar dolar AS. Ini dilakukan setelah Trump menaikkan pungutan 200 miliar dolar AS dalam barang-barang Cina pada Jumat.

"Kami memiliki sedikit pertengkaran dengan Cina karena kami telah diperlakukan sangat tidak adil selama beberapa dekade," kata Trump, merujuk pada keluhan AS tentang kekayaan intelektual dan praktik subsidi Cina.

Cicitan Trump menyatakan kesepakatan akan terjadi dan Cina harus membeli lebih banyak produk pertanian AS. "Semoga Cina akan memberi kita kehormatan untuk terus membeli produk pertanian kita yang terbaik, tetapi jika tidak negara Anda akan membuat perbedaan," tulisnya dalam sebuah unggahan untuk meyakinkan petani AS.

Pada Senin, Trump menyatakan pemerintahannya berencana memberikan sekitar 15 miliar dolar AS untuk membantu para petani AS. Sebab, produk mereka telah ditargetkan oleh tarif pembalasan Cina.

Cicitan Trump lainnya merujuk pada industri baja, defisit perdagangan, daya saing AS, dan pendapatnya yang buruk tentang Organisasi Perdagangan Dunia. Trump juga berharap bertemu dengan Xi Jinping pada KTT G20 di Jepang pada akhir Juni.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA