Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Wali Kota Tasik yang Jadi Tersangka Titip Pesan ke Aparatnya

Senin 10 Jun 2019 20:45 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman halalbihalal dengan ASN usai apel di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (10/6).

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman halalbihalal dengan ASN usai apel di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Senin (10/6).

Foto: Republika/Bayu Adji P
Wali Kota Tasikmalaya yang kini jadi tersangka berharap aparat tingkatkan pelayanan

REPUBLIKA.CO.ID, Wali Kota Tasikmalaya Titip Jajarannya Tingkatkan Pelayanan

Baca Juga

TASIKMALAYA -- Apel perdana di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya pada Senin (10/6) dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. Ratusan aparatur sipil negara (ASN) pun menghadiri apel gabungan yang dilaksanakan di halaman Bale Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan Republika, lapangan tempat apel yang digelar mulai pukul 08.00 WIB itu tak terisi penuh. Jika dibandingkan dengan Upacara Hari Lahir Pancasila sebelum Lebaran, jumlah ASN yang hadir hanya separuhnya.

Budi mengatakan, ASN harus terus meningkatkan pelayanan kepada warga. Ia berharap, kedisiplinan beribadah saat bulan Ramadhan harus juga tercermin dalam kinerja.

"Ketaatan dan kedisiplinan harus dijaga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata dia, saat memimpin apel gabungan di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (10/6).

Ia menyayangkan adanya ASN yang tak hadir dalam apel gabungan itu. Padahal, secara nasional ASN telah diinstruksikan wajib masuk pada hari pertama setelah libur Lebaran.

"Setiap SKPD dan instansi akan dicek. Maksimal jam 3 dilaporkan ke KemenPANRB," kata dia. 

Dalam momen itu, Budi juga meminta maaf kepada seluruh ASN dan warga Kota Tasikmalaya. Ia mengaku bersyukur, saat ini masih diberikan kesempatan merasakan suasana Ramadhan dan Lebaran bersama keluarga dan masyarakat sekitar.

Seperti diketahui, Budi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus gratifikasi dalam pengaturah anggaran daerah. Namun, KPK masih belum menahan Budi.

"Saya bersyukur hari ini masih bersama-sama bisa Ramadhan dengan masyarakat dan ASN, dengan posisi saya. Saya berdoa Allah selalu memberikan perlindungan untuk saya, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya. ," kata dia.

Ia mengisahkan, selama enam setengah tahun memimpin, banyak hal yang telah dilakukan untuk membangun Kota Tasikmalaya.

Namun, segala perbuatannya tak lepas dari kesalahan dan kekhilafan. Menurut dia, momentum hari pertama kerja itu harus dijadikan ajang silaturahim dan saling memafkan.

Ia juga mengingatkan jajarannya untuk selalu meningkatkan kinerja dalam membangun Kota Tasikmalaya. "Saya atas nama pribadi dan keluarga meminta maaf. Saya titip, jaga amal baik kita, kita tingkatkan, salah satunya ketaatan dan disiplin," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA