Rabu 11 Jul 2018 04:50 WIB

Bagaimana Cara Anak-anak Keluar dari Gua?

Penyelam memasuki gua pukul 10.00 dan keluar bersama anak pertama pukul 17.40.

Pekerja media dari berbagai negara bersorak girang saat mengetahui ke-13 orang yang terjebak di gua berhasil diselamatkan, Selasa (10/7).
Foto: AP Photo/Sakchai Lalit
Pekerja media dari berbagai negara bersorak girang saat mengetahui ke-13 orang yang terjebak di gua berhasil diselamatkan, Selasa (10/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kondisi Gua Tham Luang yang berliku dan sempit membuat operasi penyelamatan 12 orang remaja dan pelatih tim sepak bola Wild Boar tidak mudah. Diperlukan strategi yang tepat agar anak-anak dapat keluar dengan selamat.

Kematian mantan penyelam angkatan laut Thailand Saman Gunan menjadi gambaran betapa berbahayanya operasi ini. 

Tim junior Thailand dikabarkan tengah mengeksplorasi gua saat badai tiba-tiba menutup jalur keluar mereka. Ke-13 orang tersebut terjebak selama sembilan hari sebelum ditemukan oleh tim penyelamat pada 2 Juli 2018.

Pada rencana awal, tim ingin melakukan operasi penyelamatan menunggu musim penghujan berakhir. Namun, itu artinya para remaja tersebut harus terjebak berbulan-bulan. Keputusan pun diambil, operasi pengeluaran para remaja dimulai pada 8 Juli 2018.

Lalu, bagaimana mereka keluar?

Dilansir BBC, tim penyelam memasuki gua melalui jalur sempit dan berliku yang sebagian terendam air. Anak-anak tersebut dengan terpaksa harus keluar melalui jalur yang sama.

Dua penyelam menemani setiap satu anak yang keluar. Satu orang memegang anak laki-laki di bagian bawah tubuhnya, satu penyelam lain berenang di belakang. Penyelam membimbing para remaja melalui tali yang telah dipasang sebelumnya. Tali ini selain untuk mempermudah juga sebagai petunjuk jalan.

Baca juga, Siapa Saja Penyelamat Tim Sepak Bola Wild Boars?

Di jalur yang sempit, regu penolong harus melepaskan tabung udara dan mendorong si anak melalui jalur yang sempit tersebut. Sebelum diselamatkan, anak-anak ini diberi obat anticemas untuk mencegah mereka panik saat operasi penyelamatan.

Operasi penyelaman ini dinilai sangat berbahaya bagi beberapa orang. Martin Grass, ketua kelompok penyelaman, mengatakan  prioritasnya adalah mengeluarkan para remaja sesegera mungkin sebelum hujan membawa lebih banyak air masuk ke dalam gua.

Setiap anak menghabiskan 10-15 menit di dalam air, bergantung seberapa luas wilayah gua yang terendam air. Setiap perjalanan masuk dan keluar gua memerlukan waktu hingga berjam-jam.

Misi penyelamatan dimulai pada 8 Juli dan penyelam memasuki gua pada pukul 10.00 waktu setempat. Anak laki-laki pertama muncul pada 17.40. Pada pukul 19.47, tiga anak laki-laki lain keluar gua. Keempatnya segera dilarikan ke rumah sakit dan misi dilanjutkan keesokan harinya.

Tim penyelam membawa ratusan tangki udara terkompresi ke dalam gua. Mereka juga mendirikan base camp di dalam. Empat anak laki-laki terakhir beserta pelatihnya keluar pada Selasa (10/7).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement