Ahad 22 Jul 2018 12:59 WIB

Antisipasi Topan, 190 Ribu Warga di Shanghai Direlokasi

Kecepatan topan Ampil diperkirakan mencapai 25 kilometer per jam.

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih
Angin Topan (ilustrasi)
Foto: AP
Angin Topan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Sebanyak 197.727 warga di Shanghai, Cina dilaporkan telah direlokasi ke tempat yang lebih aman. Hal ini dilakukan karena prediksi topan Ampil akan melanda wilayah itu dalam waktu dekat.

Badan Metereologi Shanghai memperkirakan badai tropis tersebut datang pada Ahad (22/7) pagi. Kecepatan Ampil disebut mencapai 25 kilometer per jam dan melanda pusat kota pada siang hari.

Sebelumnya, Ampil telah membawa hujan dan angin kencang ke Shanghai dan juga daerah di sekitar wilayah timur Cina lainnya. Peringatan badai telah dikeluarkan agar penduduk bersiap melakukan relokasi sementara.

Peringatan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan juga sudah dikeluarkan, khususnya bagi mereka yang bekerja di pelabuhan. Sebanyak 28 ribu kapal di Shanghai saat ini dilaporkan tidak beroperasi.

Para pemilik kapal, tim evakuasi, serta operator tempat wisata di daerah pesisir dan pulau wilayah timur Cina telah diminta secara khusus memantau perkembangan cuaca. Mereka diharapkan siaga, mengingat potensi banjir serta tanah longsor yang dapat terjadi kapan saja karena hujan lebat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement