Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

Menteri Pakistan Selamat dari Serangan Bom Saat Maulid Nabi

Senin 10 Des 2018 09:28 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Keluarga Pakistan merayakan Maulid Nabi di Karachi, Jumat (1/11)

Keluarga Pakistan merayakan Maulid Nabi di Karachi, Jumat (1/11)

Foto: Shahzaib Akber/EPA-EFE
Karachi mencatat rekor kota dengan tingkat kerusuhan politik tiga dasawarsa ini.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD— Enam orang cedera akibat ledakan selama kegiatan keagamaan di Kota Pelabuhan Karachi di Pakistan Selatan   

Menurut Lembaga penyiaran lokal Geo News, ledakan itu terjadi dalam pertemuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Gerakan Muttahida Qauimi-Pakistan di Daerah Gulistan-i-Jauhar di Karachi pada Sabtu larut malam (8/12),  

Pemimpin MQM-P Faisal Sabzwari, kepada wartawan mengatakan, Menteri Federal Urusan Teknologi Informasi Khalid Maqbool dan pejabat senior partai Khawaja Izharul Hassan yang juga menghadiri kegiatan itu, selamat dalam ledakan tersebut.  

"Pelaku teror melemparkan peledak ketika para pejabat senior partai tiba untuk menghadiri kegiatan itu," kata Faisal Sabzwari, sebagaimana dikutip Kantor Berita Anadolu. Enam pekerja partai, termasuk menteri koordinator federal, cedera dalam ledakan tersebut. 

Polisi menyatakan para penyerang melemparkan bom rakitan, atau bom petasan, ke dekat tempat pertemuan dan melarikan diri dari tempat kegiatan itu. Tak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Karachi, kota yang berpenduduk paling padat di negeri tersebut telah lama memiliki nama negatif akibat kerusuhan politik dan sektarian dan perang gerombolan yang telah menewaskan ribuan orang selama tiga dasawarsa belakangan ini.

Namun pasukan keamanan telah berhasil menurunkan tingkat kerusuhan setelah operasi dukungan militer, yang dilancarkan pada 2003 di kota metropolitan tersebut.

 

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA