Sabtu 12 May 2018 13:25 WIB

Najib Batalkan Rencana Liburan ke Luar Negeri

Najib mengaku ingin beristirahat setelah pemilihan umum pada 9 Mei.

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak.
Foto: Reuters
Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Mantan perdana menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak membatalkan rencananya berlibur ke luar negeri setelah Departemen Imigrasi melarangnya meninggalkan negara.

Najib sebelumnya memberi pernyataan dia dan keluarganya akan berlibur ke luar negeri hari ini. Dia mengaku ingin beristirahat setelah pemilihan umum pada 9 Mei.

Namun, Imigrasi kemudian mengeluarkan pernyataan cekal terhadapnya dan istrinya Datin Seri Rosmah Mansor. Tidak lama, Najib kemudian mencicit di Twitter dia akan mematuhi larangan tersebut.

"Saya diberi tahu Departemen Imigrasi melarang saya dan keluarga pergi ke luar negeri. Saya akan mematuhi perintah tersebut dan bersama keluarga tetap berada di Malaysia," kata Najib, yang juga Presiden UMNO dan Ketua Barisan Nasional, dilansir di Bernama, Sabtu (12/5).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement