Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

KBRI Wellington Imbau WNI di Selandia Baru Waspada

Jumat 15 Mar 2019 15:01 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

 Anggota masyarakat yang berduka duduk di tepi jalan setelah penembakan yang mengakibatkan banyak kematian dan cedera di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch, Selandia Baru, (15/3 2019).

Anggota masyarakat yang berduka duduk di tepi jalan setelah penembakan yang mengakibatkan banyak kematian dan cedera di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch, Selandia Baru, (15/3 2019).

Foto: EPA-EFE/Martin Hunter
Warga Indonesia di Selandia Baru diminta pantau perkembangan di media.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Wellington mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah Selandia Baru agar waspada. Hal itu menyusul serangan penembakan oleh pria bersenjata di dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3).

Baca Juga

Pernyataan KBRI Wellington juga menyerukan warga Indonesia untuk aktif memantau perkembangan pemberitaan media soal terkait insiden tersebut.

"Sehubungan dengan terjadinya aksi penembakan di Masjid di Christchruch, KBRI Wellington mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang berdomisili di wilayah Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga agar waspada dan aktif memantau media guna mengetahui perkembangan terkait insiden tersebut," kata pernyataan KBRI Wellington dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (15/3).

Kedubes juga menyerukan untuk memberikan informasi, jika terdapat WNI yang terdampak akibat insiden tersebut. "Apabila terdapat informasi terkait keberadaan WNI yang terdampak, mohon kesediannya untuk menghubungi pihak KBRI Wellington," kata pernyataan KBRI Wellington.

"Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut serta bantuan konsuler, dapat menghubungi hotline KBRI Wellington +64211950980 dan +64223812065," pernyataan tersebut menambahkan.

Menurut catatan Kementerian Luar Negeri Indonesia, terdapat 331 WNI di Christchurch, 134 di antaranya adalah mahasiswa.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA