Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Video Emosional Polisi Muslim Selandia Baru Soal Penembakan

Ahad 17 Mar 2019 13:13 WIB

Red: Ani Nursalikah

Pimpinan kepolisian Selandia Baru yang juga seorang Muslim Inspektur Naila Hassan saat menyampaikan pidato terkait penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/3).

Pimpinan kepolisian Selandia Baru yang juga seorang Muslim Inspektur Naila Hassan saat menyampaikan pidato terkait penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/3).

Foto: FACEBOOK/NZ POLICE
Inspektur Naila Hassan bangga sebagai seorang Muslim dan pimpinan polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, AUCKLAND -- Seorang polisi Muslim dengan jabatan tinggi di Selandia Baru, Inspektur Naila Hassan berbagi pesan menyentuh dalam peringatan tragedi penembakan masjid di Christchurch. Berbicara di Aotea Square di pusat kota Auckland, Hassan mengatakan dia bangga sebagai seorang Muslim dan pemimpin di kepolisian Selandia Baru.

Baca Juga

"Ini adalah pesan pencegahan untuk memastikan keselamatan saudara-saudara kita dan komunitas di seluruh Selandia Baru. Saya tahu ini waktu yang menyedihkan bagi komunitas Muslim khususnya, dan kita semua," ujarnya dilansir Stuff, Sabtu (16/3).

Sebelumnya, Hassan membuka pidatonya dengan mengucapkan Assalamualaikum dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suaranya bergetar, dan ia beberapa kali menghela napas. Tampak matanya berkaca-kaca. Hassan berusaha mengendalikan emosinya.

Hassan mengatakan ingin memastikan seluruh orang melakukan yang terbaik dan yang mereka bisa untuk memastikan korban diperlakukan dengan hormat. Dia menambahkan, akan ada peningkatan kehadiran polisi di sekitar masjid dan pusat kegiatan Islam di seluruh Selandia Baru.

"Saya terkejut, begitu juga dengan rekan saya di Kepolisian Selandia Baru atas penembakan di Christchurch," ujarnya.

Korban tewas dalam penembakan tersebut total 49 orang. Sebanyak 48 orang terluka. Teroris Brenton Harrison Tarrant (28 tahun) telah dikenai tuduhan pembunuhan atas penembakan itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA