Ahad 14 Apr 2019 10:00 WIB

Penembakan Massal Terjadi di Kelab Malam Australia

Polisi menduga penembakan terkait kericuhan oleh suatu geng motor.

Rep: Lintar Satria/ Red: Hasanul Rizqa
Bendera Australia.
Foto: abc
Bendera Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY --Insiden penembakan terjadi di sebuah tempat hiburan malam di Kota Melbourne, Australia, Ahad (14/4) pagi. Kepolisian setempat menyebutkan, kejadian tersebut menyebabkan jatuhnya sejumlah korban.

"Penyelidik meyakini ada beberapa orang yang tertembak di luar klub malam di dekat Little Chapel Street dan Malvern Road (Melbourne, Australia) sekitar pukul 3.20 dini hari," kata pernyataan resmi Kepolisian Victoria, seperti dilansir France24, Ahad (14/4).

Baca Juga

Dalam keterangan tersebut, polisi tidak menjelaskan lebih perinci bagaimana kondisi para korban. Adapun tempat kejadian perkara berlokasi di distik Prahran, Melbourne. "Situasi persisnya masih diselidiki," ungkap polisi.

Terpisah, BBC melaporkan, sebanyak empat orang pria luka-luka akibat penembakan di tempat hiburan malam tersebut pada Ahad (14/4) dini hari. Dua orang diketahui kritis. Persisnya, tempat hiburan yang dimaksud ialah The Love Machine.

Otoritas setempat menduga, insiden penembakan ini tidak berkaitan dengan aksi terorisme. BBC juga mengutip koran lokal The Age, yang menyebutkan, kepolisian setempat menyelidiki keterkaitan kasus penembakan ini dengan suatu gerombolan sepeda motor.

Sebagai informasi, kasus penembakan massal di Australia cukup jarang terjadi. Undang-undang setempat memperketat aturan kepemilikan senjata api sejak kasus pada 1996 silam di Port Arthur, Tasmania, yang menyebabkan 35 orang tewas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement