Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Bom Sri Lanka, Pria Terkaya Denmark Kehilangan 3 Anaknya

Selasa 23 Apr 2019 00:10 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Kondisi Gereja St. Sebastian di Negombo, utara Kolombo, Sri Lanka yang hancur usai serangan bom saat misa Paskah, Ahad (21/4).

Kondisi Gereja St. Sebastian di Negombo, utara Kolombo, Sri Lanka yang hancur usai serangan bom saat misa Paskah, Ahad (21/4).

Foto: AP Photo/Chamila Karunarathne
Povlsen menjadi pemegang saham mayoritas Asos.

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN -- Pria paling kaya di Denmark, Anders Holch Povlsen dan istrinya kehilangan tiga dari empat anak mereka dalam serangan pada Minggu Paskah di Sri Lanka, Ahad (21/4). Demikian disampaikan  juru bicara perusahaaan mode Povslen, Senin.

Juru bicara tersebut menolak memberikan informasi lebih lanjut. Namun media Denmark menyebutkan bahwa keluarga Povslen sedang menikmati liburan di Sri Lanka.

Serangkaian pengeboman di gereja dan hotel mewah di seluruh Sri Lanka menewaskan 290 orang dan melukai sekitar 500 orang lainnya. Penyelidik senior, Senin, mengungkapkan bahwa tujuh pelaku bom bunuh diri ikut tewas dalam serangan tersebut.

Povslen merupakan pemilik perusahaan mode Best Seller, yang mencakup sejumlah merek seperti Vero Moda dan Jack & Jones. Miliarder tersebut juga menjadi pemegang saham mayoritas Asos, pengecer pakaian dan kosmetik terbesar di Inggris. Menurut majalah Forbes, Povslen memiliki banyak properti di Skotlandia.


sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA