Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Suami Ratu Elizabeth Selamat dari Kecelakaan Mobil

Jumat 18 Jan 2019 13:45 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip.

Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip.

Foto: AP
Pangeran Philip mengemudikan sendiri mobil yang kecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Suami dari Ratu Elizabeth, Pangeran Philip selamat dari kecelakaan mobil tanpa terluka. Pangeran berusia 97 tahun itu mengalami kecelakaan saat berkendaraan di Sandringham, sebelah timur Inggris.

Polisi mengatakan dua orang yang ada di dalam mobil yang bertabrakan dengan Pangeran Philip juga hanya mengalami luka ringan. Dalam sebuah foto yang diambil di lokasi kejadian menunjukkan sebuah mobil Land Rover terbalik di sisi jalan.

Mengutip saksi mata BBC melaporkan kecelakaan terjadi ketika Philip sedang memutar balik untuk masuk ke jalur utama. Philip memang senang mengemudikan mobilnya sendiri. Ia pernah membawa mantan Presiden AS Barack Obama dan istrinya Michelle menuju tempat makan siang ketika mereka mengunjungi Inggris pada 2016 lalu.

Istana Inggris Buckingham Palace sudah mengonfirmasi kecelakaan itu. "Sang Pangeran tidak terluka," kata pernyataan mereka, Jumat (18/1).

Sesaat kemudian juru bicara Buckingham Palace juga mengonfirmasi Pangeran Philip yang berada di belakang kemudi. Usai kecelakaan ia tidak ke rumah sakit dan kini berada di Sandringham, kediaman yang dimiliki Ratu Elizabeth di pinggir  Norfolk.

Terkenal dengan gaya bicaranya yang janggal tapi dicintai sebagian besar rakyat Inggris, Philip menikah dengan Ratu Elizaberth pada 1947. Sejak saat itu ia setia menemani istrinya di singgasana.

Sejak pensiun dari tugasnya pada 2017 lalu ia selalu menemani Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaan di setiap kesempatan. Pada tahun lalu ia sukses menjalani operasi pinggang.

Mantan perwira Angkatan Laut Inggris ini tidak menemani Ratu Elizabeth dalam kebaktiaan Natal tahun lalu. Tapi menurut sumber kerajaan kesehatan Philip cukup bagus saat itu.

Menurut sejarawan Kerajaan Inggris, Kate Williams, akan sangat menyakitkan bagi Philip jika kecelakaan ini membuatnya tidak diizinkan lagi mengemudikan mobilnya sendiri. "Dia sangat suka mengemudi dan sangat bahagia melakukannya dan jika ia tidak diizinkan lagi mengemudi maka akan menyakitkan baginya," kata Williams.

Dalam aturan Inggris, setelah 70 tahun para pengemudi harus memperbaharui SIM mereka setiap tiga tahun sekali. Gaya bicaranya yang blak-blakan membuat Philip sering masuk halaman depan surat kabar Inggris.

Ia sempat mendapat masalah saat berkunjung ke Cina pada 1980-an karena sikap dan kata-katanya tak dijaga. Bahkan sampai 1990-an ia sering kali melontarkan komentar yang membuatnya dalam masalah. Terakhir pada 2015, ia sempat mengumpat kepada seorang fotografer dalam sebuah acara.
Baca: Rencana Baru Brexit dari Theresa May Ditolak Partai Oposisi

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA