Ahad 09 Jun 2019 17:23 WIB

Nuansa Jawa Barat Meriahkan Idul Fitri di London

Umat Muslim di London merayakan Idul Fitri pada Selasa (4/6) waktu setempat.

WNI di London melakukan temu masyarakat dalam perayaan Idul Fitri di KBRI London, Selasa (4/6)
Foto: dok. KBRI London
WNI di London melakukan temu masyarakat dalam perayaan Idul Fitri di KBRI London, Selasa (4/6)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Umat Muslim di London merayakan Idul Fitri 1440 Hijriyah, Selasa (4/6) waktu setempat. Warga Indonesia mengikuti shalat Id tepat pada pukul 09.30 BST (British Summer Time) di Kediaman Resmi Duta Besar RI di London di Wisma Nusantara.

Setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri pada pukul 10.30 sampai 15.00 BST, Duta Besar RI London Rizal Sukma beserta Hanna A Satriyo serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Mandiri di London menerima seluruh masyarakat Indonesia di Inggris dalam acara halal bihalal dan temu masyarakat. Acara tersebut dihadiri lebih dari 1.500 WNI yang tinggal di Inggris, baik yang beragama Islam maupun agama lainnya.

Baca Juga

Tampak hadir juga sejumlah warga Inggris yang merupakan mitra kerja staf KBRI London yang diundang untuk merasakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan ala Indonesia. Suasana Lebaran di Inggris pada tahun ini terasa sangat istimewa.

photo
WNI di London melakukan temu masyarakat dalam perayaan Idul Fitri di KBRI London, Selasa (4/6).

Selain masyarakat Indonesia dapat menikmati hidangan kuliner khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, telur balado, dan kerupuk, mereka juga dapat menikmati alunan merdu kesenian khas Jawa Barat. Kehadiran komposer musik Iwan Gunawan dengan grup Kyai Fatahilah yang didatangkan secara khusus dari Indonesia memberikan suasana yang sangat berbeda dari lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Alunan kendang yang lincah dengan tiupan seruling menggabungkan gamelan Jawa dan Sunda terdengar begitu harmonis dan menyejukan.

Nuansa khas bumi Parahyangan semakin terasa saat grup kesenian Kyai Fatahilah berkolaborasi dengan Degung Sunda Sekar Engal pimpinan Simon Cook. Cengkok khas Sunda yang dibawakan sinden menggerakkan sejumlah penonton untuk bergoyang dan menari bersama. Pada perayaan Idul Fitri tersebut, sekelompok ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Indonesian Networking Development UK (INDUK) juga ikut menyumbangkan beberapa lagu bernada qasidahan.

photo
WNI di London melakukan temu masyarakat dalam perayaan Idul Fitri di KBRI London, Selasa (4/6).

Mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi S2 di salah satu perguruan tinggi di Inggris, Rahmat mengungkapkan rasa bahagianya dapat mengikuti shalat Idul Fitri di Wisma Nusantara dan merasakan makanan khas Lebaran. "Serasa sedang mudik ke kampung halaman di Garut," ujarnya.   

Dubes Rizal turut mengungkapkan kegembiraannya melihat soliditas dan kerja sama yang baik seluruh elemen masyarakat Indonesia di London baik pada saat persiapan dan pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga semua berjalan tertib dan khidmat.  "Kegiatan shalat Idul Fitri dan acara halal bihalal masyarakat Indonesia di Inggris di samping merupakan ritual umat muslim Indonesia di Inggris, juga merupakan sarana mempererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia," kata Dubes Rizal dalam rilisnya, Ahad (9/6).

photo
WNI di London melakukan temu masyarakat dalam perayaan Idul Fitri di KBRI London, Selasa (4/6).

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement