Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Venezuela Minta 'Rujuk' dengan AS

Senin 20 Mei 2013 12:29 WIB

Rep: Nur Aini/ Red: A.Syalaby Ichsan

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro

Foto: whatsnextvenezuela.com

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Venezuela dilaporkan memiliki misi untuk mengembalikan hubungan diplomatik penuh dengan Amerika Serikat. Sebelumnya, kedua negara itu selalau bermusuhan selama masa pemerintahan Hugo Chavez.

 

Menteri Luar Negeri Venezuela Elias Jaua mengatakan, perpindahan utusan pemerintah Calixto Ortega ke Washington dapat menjadi awal hubungan untuk mengembalikan duta besar di negara tersebut. 

"Ini adalah pesan untuk politisi AS sehingga mereka sadar dengan keinginan Venezuela untuk menormalisasi hubungan dengan hubungan diplomatik tertinggi," ujarnya. 

Perbaikan hubungan itu, ujarnya, dilakukan karena AS merupakan partner perdagangan tertinggi. Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam beberapa bulan terakhir mengatakan ingin memiliki ikatan yang lebih baik dengan Washington selama hubungan itu dihargai.

Namun, dia juga menuduh AS ingin menganggu stabilitas negaranya.  Bulan lalu, Maduro mengatakan, campur tangan AS  ke negaranya karena mereka belum memutuskan mengakui kepresidenannya. AS juga mendukung oposisi yang meminta penghitungan ulang setelah pemilihan presiden pada 14 April. 

Pada 2008, Chavez mengusi duta besar AS, Patrick Duddy dari Caracas karena keterlibatan AS dalam demo kekerasan di Bolivia. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB