Jumat 18 Nov 2016 17:18 WIB

Misi Luar Angkasa Terlama Cina, Shenzhou-11 Kembali ke Bumi

Pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-11 menbawa astronaut Jing Haipeng dan Chen Dong lepas landas dari tempat peluncuran di Jiuquan, Cina, 17 Oktober 2016.
Foto: REUTERS/Stringer
Pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-11 menbawa astronaut Jing Haipeng dan Chen Dong lepas landas dari tempat peluncuran di Jiuquan, Cina, 17 Oktober 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kapsul Shenzhou-11 yang membawa dua taikonaut (sebutan untuk astronaut Cina) berhasil mendarat dengan selamat di daerah Mongolia Dalam, Cina Utara, Jumat (18/11).

"Kapsul mendarat dengan sukses, kedua taikonaut selamat, sekitar pukul 14.03 waktu setempat di sekitar daerah Mongolia Dalam," kata Direktur Badan Luar Angkasa Cina Wang Zhaoyao kepada wartawan di Beijing, Jumat petang.
 
Taikonaut tersebut adalah pimpinan misi Jing Haipeng dan insinyur penerbangan Chen Dong. Wang Zhaoyao menuturkan kapsul tersebut telah melaksanakan misi berawak terpanjang dalam sejarah Cina, yaitu sekitar 33 hari untuk melakukan docking dengan modul Tiangong-2.
 
Ia menjelaskan Tiangong-2 yang menjadi tempat tujuan misi sebenarnya merupakan stasiun luar angkasa Cina yang hingga kini masih dalam tahap pengembangan. Dibanding Tiangong-1 pendahulunya yang diperkirakan akan jatuh ke Bumi pada 2017, Tiangong-2 punya modul pendukung kehidupan, daya, perangkat komunikasi dan riset yang lebih lengkap.
 
"Kami akan terus mengembangkan misi luar angkasa dengan terus melakukan eksperimen yang berkelanjutan. Ini merupakan keberhasilan yang membanggakan. Kami akan terus melakukan pengembangan yang lebih baik, terutama untuk misi kemanusiaan," ujar Wang.
 
Ia mengemukakan banyak eksperimen yang menunjukkan peran, efek, dan aktivitas manusia dalam aktivitas keantariksaan. Dalam misi kali ini kedua astronaut memiliki tugas utama melakukan berbagai pengujian dan instalasi Tiangong-2 sebagai laboratorium ruang angkasa di antaranya terkait material, medis, pertumbuhan tanaman, dan teknik perbaikan orbit.
 
Pada 2017 pesawat kargo ruang angkasa Cina Tianzhou-1 akan diluncurkan membawa perbekalan makanan dan bahan bakar. Laboratorium pertama ruang angkasa Cina, Tiangong-1, telah diluncurkan pada September 2011 dan akan berakhir masa edarnya pada tahun depan.

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement