Selasa 08 Aug 2017 10:04 WIB

The Binary Guardian Serang Situs Pemerintah Venezuela

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah
Ratusan orang menggelar aksi damai di berbagai kota di Venezuela sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Foto: EPA
Ratusan orang menggelar aksi damai di berbagai kota di Venezuela sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Kelompok peretas telah menyerang situs-situs pemerintah Venezuela dalam sebuah operasi yang menargetkan kediktatoran Presiden Nicols Maduro. Kelompok peretas itu menyebut dirinya The Binary Guardians.

The Binary Guardians memposting pesan yang isinya mendukung tindakan sekelompok orang bersenjata yang menyerang sebuah pangkalan militer di kota pusat Valencia pada Ahad.
 
Situs yang diretas oleh The Binary Guardians  antara lain situs Pemerintah Venezuela, situs Dewan Pemilihan Nasional, dan situs Angkatan Laut Venezuela.
 
Sebuah pesan di situs Pemerintah Venezuela merujuk pada "Operasi David", yang dilaporkan oleh media Venezuela adalah nama kode serangan di Valencia. 
 
"Kediktatoran ini hari-harinya dihitung. Krisis Venezuela menjelaskan apa yang terlihat di depan Venezuela yang terbelah?," ujar pesan peretas tersebut seperti dilansir BBC, Selasa, (8/8).
 
Sementara itu, pendukung Presiden Maduro berbaris di ibu kota Caracas. Mereka menyerukan diakhirinya demonstrasi dan kerusuhan yang didalangi kelompok oposisi selama berbulan-bulan.  Lebih dari 100 orang tewas dalam demonstrasi menentang ekonomi yang gagal.
 
 
 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement