Kamis 17 Apr 2014 22:11 WIB

Putin Terkejut Ditanya Snowden

Edward Snowden
Foto: AP PHOTO
Edward Snowden

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pembocor intelijen buron Amerika Serikat, Edward Snowden, pada Kamis tanpa disangka-sangka ikut dalam program komunikasi telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Snowden menanyakan sejauh mana aksi penyadapan dilakukan Moskow.

Putin, mantan agen KGB, menyambut Snowden sebagai rekan sesama mantan agen sebelum mengatakan bahwa penyadapan Rusia atas rakyatnya tidak bersifat massal dan dikendalikan ketat oleh undang-undang.

Snowden mendapat suaka dari Rusia pada Agustus 2013 setelah selama sebulan berada di zona transit di bandara Moskow. Lokasi keberadaanya di Rusia sejak saat itu terus dirahasiakan.

Rakyat Rusia bisa mengajukan pertanyaan ke Putin lewat video dengan menggunakan aplikasi telepon seluler.

Snowden memberikan pertanyaannya itu dalam bahasa Inggris melalui video. Putin yang terlihat terkejut dan tidak siap dengan alat bantu penerjemah, tampaknya tidak memperkirakan akan mendapat pertanyaan itu.

Snowden berbicara dengan latar belakang gelap sehingga tidak ada petunjuk mengenai lokasinya. Pengacaranya, Anatoly Kucherena, mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti bahwa Snowden telah merekam dan mengajukan video tersebut.

"Saya ingin bertanya pada Anda: apakah Rusia menyadap, menyimpan atau menganalisa dalam bentuk apapun komunikasi jutaan orang?" tanya Snowden kepada Putin.

"Dan apakah Anda yakin bahwa hanya dengan meningkatkan efektivitas intelijen atau investigasi penegakan hukum bisa menjadi pembenaran pengintipan masyarakat kita?" katanya.

Putin nampak tak pasti. "Bahasa Inggris Amerika sedikit berbeda," katanya setelah pemandu acara tersebut sebelumnya mengasumsikan Putin memahami pertanyaan itu. Pemandu acara kemudian membantu menerjemahkan pertanyaan Snowden tersebut.

Putin menjawab bahwa penyadapan massal terhadap warga seperti yang diungkap Snowden di AS tidak mungkin dilakukan karena badan intelijen Rusia berada dibawah kontrol ketat.

"Tuan Snowden, Anda adalah mantan agen, Saya juga melakukan hal sama, jadi kita akan berbicara dengan bahasa profesional," katanya kepada Snowden dan mendapat tepuk tangan dari para penonton.

"Kami memiliki aturan ketat mengenai penggunaan pengamatan khusus oleh badan khusus, termasuk penyadapan pembicaraan telepon, pengamatan internet dan lainnya," kata Putin seraya menekankan bahwa dibutuhkan keputusan pengadilan untuk melakukan hal itu.

"Ini tidak dilakukan secara massal dan di luar Rusia. Itu juga tidak dibenarkan oleh hukum," katanya.

sumber : Antara/AFP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement